Punya Fitur yang Diklaim Canggih & Akurat, Harga pH Mettler Toledo Dibanderol Mahal

Harga pH Mettler Toledo - www.lelong.com.myHarga pH Mettler Toledo - www.lelong.com.my

Pengukuran tingkat keasaman atau alkalinitas dari suatu cairan kini sudah serba canggih. Pasalnya sudah ada bernama pH meter yang merupakan untuk mengukur pH dari cairan atau mungkin zat semi-padat. Sebuah pH meter biasanya terdiri dari probe pengukuran atau elektroda yang terhubung ke meteran yang mengukur dan menampilkan pembacaan pH. Merek pH meter yang beredar di pasaran pun bermacam-macam, salah satunya seperti merk Mettler Toledo (MT).

Mettler Toledo memiliki beberapa alat pH meter, yakni pengukur pH benchtop yang digunakan di atas meja. Mettler Toledo pH meter benchtop mengusung sebuah instrumen yang diklaim mudah dipakai dan intuitif untuk kesesuaian dengan standar yang paling akurat dan andal. Kemudian ada juga pH meter portabel yang menawarkan pengukuran praktis dan akurat selama bekerja di lapangan, apapun aplikasinya.

Karena merupakan asal luar negeri, harga pH meter Mettler Toledo pun dijual cukup mahal. Misalnya saja untuk seri Mettler Toledo FE20-ATC Kit FiveEasy Benchtop pH Meter yang dibanderol seharga USD 598,50 atau sekitar Rp 8,6 jutaan. Kemudian ada juga seri Mettler Toledo M300 pH Meter kondisi bekas alias second yang dijual dengan harga Rp 3,55 jutaan dan seri Mettler Toledo MX300 Multimeter pH Meter bekas yang dihargai Rp 6,88 jutaan.

Mettler Toledo sendiri diketahui sebagai brand yang telah lebih dari 60 tahun berkecimpung di dunia alat pengukuran demi menciptakan pengukuran yang reliabel serta pengaturan yang intuitif. Selain pH meter Mettler Toledo, banyak juga orang yang memanfaatkan pengukuran pH menggunakan metode lain yang disebut-sebut lebih murah.

Misalnya seperti yang diciptakan sekelompok mahasiswa Farmasi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto. pH meter yang mereka buat berbentuk test trip murah, mudah, praktis, dan diklaim ramah lingkungan. “Kami menemukan lima jenis tanaman yakni rimpang kunyit, bunga mawar, kol ungu, rosela, dan kecombrang yang cukup potensial digunakan sebagai indikator alami dalam test strip pH,” kata Eva Karyati, ketua kelompok penelitian NapI (Nature pH Indicator), seperti dilansir Liputan 6.

“Penggunaan alat tersebut cukup sederhana, yakni cukup larutan sampel yang akan diuji diteteskan pada test strip atau hanya dengan mencelupkan test strip dan membandingkan dengan standar yang telah dibuat untuk masing-masing tingkat pH dari pH 0 hingga 14, dengan waktu respons alat yang cukup cepat hingga kurang dari 10 detik,” sambung Eva.

Loading...