Punya Banyak Produk Tabungan, Bank Jatim Terapkan Saldo Minimal yang Ringan

Bank Jatim - www.jpnn.comBank Jatim - www.jpnn.com

yang bermukim di Provinsi Jawa Timur memiliki kemudahan untuk menabung lewat PT Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk ( Jatim). Pasalnya, Jatim menyediakan banyak atau simpanan, mulai dari TabunganKu, SiUMI, SIKLUS, SIMPEDA, SIMPEL, hingga Haji. Saldo minimal yang diterapkan oleh Jatim pun bervariasi, tergantung produk tabungan yang dipilih.

Sebagai , untuk Tabungan Siklus (Tradisi Keluarga Sejahtera) saldo minimalnya adalah Rp 50.000, lalu Tabungan Simpeda (Simpanan Pembangunan Daerah) ketentuan saldo minimal sebesar Rp 50.000, Tabunganku iB Syariah dikenai saldo minimal hanya Rp 20.000, dan Tabungan Simpel (Simpanan Pelajar) untuk anak sekolah PAUD-SMA yang besaran saldo minimalnya pun cukup rendah, hanya Rp 5.000 saja dan bebas biaya bulanan.

Tak kalah dengan bank-bank lain, Bank Jatim juga menawarkan sejumlah kelebihan dari segi atau yang diberikan terhadap nasabah, misalnya saja tersedia kartu ATM dan juga internet banking yang memudahkan para nasabah untuk cek saldo rekening tabungan Bank Jatim via internet kapan saja dan di mana saja.

Dengan sederet fitur yang modern tersebut, Bank Jatim memiliki target untuk meningkatkan perolehan pendapatan berbasis komisi alias fee based income (FBI) tahun 2018 ini. Menurut Direktur Keuangan Bank Jatim Ferdian Satyagraha, Bank Jatim menargetkan perolehan pendapatan fee hingga mencapai Rp 200,2 miliar pada akhir tahun 2018.

Salah satu cara yang dilakukan oleh Bank Jatim untuk memenuhi target tersebut adalah dengan memaksimalkan layanan bisnis perbankan dan digital perseroan. Bahkan pihak Bank Jatim pun tak tanggung-tanggung untuk mendorong perbankan digital dengan menyediakan anggaran hingga Rp 54 miliar tahun ini.

Tak hanya menggenjot sektor bisnis digital saja, Bank Jatim juga berencana mengoptimalkan bisnis tresuri, trade finance, dan perbankan sebagai mesin penghasil komisi. “Target fee based income Desember 2018 Rp 200,2 miliar. Porsi terhadap laba sekitar 11,74%,” kata Direktur Keuangan Bank Jatim Ferdian Satyagraha, seperti dilansir Kontan.

Langkah tersebut dilakukan demi meningkatkan porsi FBI terhadap laba perseroan dari 9,77% tahun 2017 lalu menjadi 11,74% pada tahun 2018. Sedangkan target laba Bank Jatim tahun 2018 berada di angka Rp 1,7 triliun atau meningkat 16,7% secara tahunan atau year on year (YoY).

Loading...