Punya Asuransi Berbasis Syariah, Masih Adakah Premi Prudential Sebesar Rp 350 Ribu?

Ilustrasi : Seorang pasien sedang melakukan pemeriksaan kesehatan

Prudential termasuk salah satu ternama yang memiliki banyak pengguna di seluruh dunia, termasuk di . Prudential menawarkan beragam , mulai dari , , proteksi, perlindungan kondisi kritis, , hingga dana . Bahkan tersedia pula berbasis yang disebut-sebut bebas riba. Selain menawarkan produk yang relatif lengkap, biaya premi Prudential pun dinilai cukup terjangkau.

Hingga beberapa tahun lalu Prudential menawarkan besaran premi mulai Rp 350 ribu per bulan. Namun sayangnya mulai tahun 2017 kabarnya premi asuransi Prudential minimal Rp 400 ribu, kemudian ada pula nominal premi Rp 500 ribu, Rp 600 ribu, Rp 750 ribu, Rp 1 juta, Rp 1,5 juta, Rp 2 juta, dan sebagainya.

Sebagai gambaran, dengan ilustrasi premi Rp 350 ribu, dengan komposisi Rp 200 ribu untuk proteksi dan Rp 150 ribu untuk investasi, maka setelah 10 tahun nasabah akan memperoleh tabungan sekitar Rp 19.180.000 untuk proteksi dan Prusaver Rp 17.100.000, sedangkan total premi yang harus dibayar Rp 42 juta.

Seiring dengan perkembangan zaman, kebutuhan asuransi untuk perlindungan diri pun semakin meningkat. Salah seorang pekerja bernama Yogie Respati mengaku tertarik untuk mengambil asuransi kesehatan Prudential Syariah lantaran menganggap Prudential mempunyai kerja sama yang luas dengan rumah sakit rujukan. “Sejak 2010 (ikut), karena ngerasa butuh asuransi saja buat diri sendiri. Saya ikut yang PruSyariah, yang asuransi jiwa untuk surgery dan accident. Per bulannya bayar Rp 400 ribu,” ujar Yogie, seperti dilansir Republika.

“Saya ikut syariah karena katanya dia risk sharing dengan sesama peserta asuransi. Jadi, perusahaan asuransi hanya sebagai pengelola asuransi saja. Kalau asuransi konvensional kan sifatnya risk transfer ke perusahaan asuransi. Jadi, kalau gak diklaim bisa hilang premi,” sambung Yogie.

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) sendiri baru memasuki segmen asuransi syariah tahun 2007 dan hingga tahun 2016 berhasil mengumpulkan dana tabarru atau pengumpulan dana dari peserta mencapai Rp 2,2 triliun. Terdapat lebih dari 510 ribu polis syariah yang aktif, serta aset sebesar Rp 3,4 triliun. “Prudential Indonesia percaya bahwa prinsip-prinsip syariah berlaku universal sehingga kami menggunakan tema ‘Syariah untuk Semua’ dalam mengedukasi masyarakat,” ujar Corporate Marketing, Communications and Sharia Director Prudential Indonesia, Nini Sumohandoyo.

Loading...