Pulang dari Inggris, Presiden Bawa masuk 14 Investasi senilai Rp 237 T

Jakarta – Indonesia berpotensi menjadi salah satu negara pemegang terbesar di . Hal ini disampaikan oleh Perdana Menteri Kerajaan Inggris David Cameron saat ditemui oleh Presiden Joko Widodo di , Inggris, pekan ini. Cameron juga memprediksi bahwa ekonomi Indonesia akan masuk 7 besar di dunia pada 2030.

“Indonesia juga merupakan mitra utama bagi Inggris,” katanya.

Perkataan Cameron nyatanya membawa dampak cukup besar pada minat investor. Terbukti, hanya dalam waktu dua hari berkunjung di Kerajaan Inggris, Presiden Jokowi berhasil merayu 14 penanam modal asal Inggris untuk berinvestasi di Indonesia. Jumlahnya pun tak tanggung-tanggung, mencapai USD 19,02 miliar atau setara Rp 237 triliun.

Hal ini tak lepas dari pidato Presiden Jokowi di Parlemen yang spektakuler dan di forum bisnis yang sangat pragmatis serta apa adanya. Apa yang dilakukan Presiden Jokowi tersebut membuat para investor terkesan dan berhasil memulihkan kepercayaan pelaku bisnis di Inggris yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia.

Ke-14 Pengusaha Inggris yang berinvestasi di Indonesia itu adalah Jardine Matheson di sektor , , jasa finansial, retail, consumer dan properti dalam 5 tahun ke depan dengan nilai investasi 7,5 miliar.

Pada jasa keuangan HSBC, Corporate Action Plan pengintegrasian HSBC ke dalam PT. Bank Ekonomi Raharja, Tbk telah dicatat dalam data pengawasan untuk dilakukan pemantauan dengan investasi sebesar 1,2 miliar AS.

Unilever juga akan membentuk rencana perluasan investasi PT. Unilever Indonesia Tbk dalam 5 tahun dengan nilai investasi 500 juta dolar AS.

British Petroleum (BP) yang saat ini BP Tangguh sedang dalam masa konstruksi Train tiga di Tangguh, Teluk Bintuni, Papua Barat. Perizinan terkait ini telah selesai dan saat ini BP sedang dalam tahap negosiasi ulang harga dengan PLN dengan investasi sebesar 8 miliar dolar AS.

NV Vogt UK Limited, Perusahaan Inggris ini akan ber Investasi IPP PLTS 6 MW senilai Rp105 miliar di Bau-Bau, Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, sebelumnya sudah menandatangani MoU dengan PLN untuk tahap pertama. Kali ini NV Vogt UK Limited melakukan penandatangan dengan PLN untuk mengembangkan pembangkit energi surya skala industri di seluruh Indonesia, yang diutamakan di pulau-pulau dimana listrik belum terdistribusi dengan baik. Pembangkit Listrik Tenaga Surya akan melayani utilitas dan sektor lain di Indonesia dengan dasar instalasi hingga 150 MWp dalam tiga tahun ke depan, dengan nilai investasi terkait sekitar 200 juta dolar AS.

Perusahaan Inggris Nuovito, tertarik berinvestasi bidang pengelolaan dan pembuangan sampah berbahaya untuk menunjang sektor industri minyak dan gas. Penantangan komitmen investasi dalam jangka lima tahun dengan investasi sebesar 100 juta dolar AS.

Di bidang farmasi, GlaxoSmith Kline (GSK) melakukan perluasan investasi PT. Sterlings Products Indonesia dan PT. SmithKline Beecham Pharmaceuticals (GSK) untuk scott emulsion di Bandung, ventolin, panadol dan sensodyne di Jakarta Utara dengan investasi sebesar 13,1 juta dolar AS.

Sementara itu APRIL Group, melakukan MoU Kerja sama antara April Group dengan UK Roxcel Group untuk penjualan produk “pulp and paper” ke Inggris dengan investasi 12 juta dolar AS.

Di bidang telekomunikasi, LycaMobile dan Nuansa Group berencana berinvestasi bidang telekomunikasi (wireless telecommunication) dengan nilai investasi sebesar 200 juta dolar AS.

Investasi lainnya datang dari Aggreko Energy Services Indonesia yang melakukan perluasan investasi sampai tahun 2018, termasuk konversi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) ke PLTG (LNG) di Bintan dengan kapasitas 14,5 MW dengan jumlah investasi sebesar 35,5 juta dolar AS.

Selain itu, dilakukan penandatangan MoU antara British Chamber of Commerce dan Britcham Indonesia dengan KADIN. SBS International Limited melakukan MoU Pembangkit Listrik Tenaga Ombak dengan total investasi sebesar 1,902 miliar dolar AS. Sebelumnya di Downing Street dilakukan penandatangan Garuda-Rolls Royce, MoU Kerja sama Perawatan Mesin Pesawat Terbang dengan nilai investasi sebesar 1,2 miliar dolar AS.

Loading...