Proses Tidak Terlalu Rumit, Ini Perhitungan Biaya Balik Nama Mobil

Biaya Balik Nama Mobil - www.moneysmart.idBiaya Balik Nama Mobil - www.moneysmart.id

Mengurus balik nama kendaraan pada dasarnya tidak terlalu rumit dan bisa diurus sendiri tanpa menggunakan bantuan calo. Justru perhitungan balik nama kendaraan bermotor, entah itu sepeda motor atau tanpa bantuan calo biasanya lebih murah.

Menurut Kepala Seksi STNK Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Bayu Pratama Gubunagi, yang membeli mobil bekas sebaiknya melengkapi terlebih dahulu dokumen persyaratan yang dibutuhkan untuk pengajuan balik nama. “Jadi ada persyaratannya untuk balik nama, siapkan STNK, BPKB, KTP dan kuitansi jual beli,” ujar Bayu, seperti dilansir Viva.

Kemudian pemilik dapat mendatangi Manunggal Satu Atap atau Samsat daerah di mana Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) terdaftar. Jadi bila BPKB terdaftar di Jakarta Timur, maka kunjungi Samsat Jakarta Timur. Tetapi untuk cek fisik dapat dilakukan di Samsat tujuan kepindahan atau mutasi sang pemilik.

Perhitungan biaya balik nama mobil terdiri dari beberapa komponen, yaitu Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu-Lintas Jalan (SWDKLLJ) sebesar Rp 143 ribu untuk mobil penumpang non-angkutan, kemudian ada Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) yang besarannya untuk mobil baru atau bekas (second) bisa berbeda-beda di setiap daerah, hingga biaya penerbitan STNK, TNKB, BPKB, dan surat Mutasi.

Jika dihitung, maka perkiraan biaya BBN-KB untuk wilayah Jakarta sebesar 10% dari nilai kendaraan baru (BBN1), sedangkan untuk kendaraan bekas (BBN2) tarifnya 1% dari nilai kendaraan. Jadi bila seseorang membeli mobil bekas seharga Rp 150 juta, BBN2-nya sebesar 1% x Rp 150 juta, yakni Rp 1,5 juta. Kemudian ditambah dengan SWDKLLJ, serta mengacu pada Nomor 60 Tahun 2016 Tentang Jenis dan Tarif PNBP Polri besaran biaya penerbitan STNK Rp 200 ribu, penerbitan TNKB Rp 100 ribu, penerbitan BPKB Rp 375 ribu, dan penerbitan surat mutasi Rp 250 ribu, jika ditotal mencapai sekitar Rp 2.568.000.

Biaya tersebut bisa membengkak bila kendaraan bekas yang dibeli ternyata mempunyai tunggakan pajak dan denda. Sebab sang pembeli nantinya juga harus melunasi tunggakan pajak dan denda tersebut saat melakukan balik nama. Akan tetapi tak perlu khawatir, sebab di beberapa daerah terkadang ada program pemutihan yang menggratiskan BBN hingga batas waktu tertentu. Program balik nama gratis itu bisa dimanfaatkan untuk meminimalisir pengeluaran.

Loading...