Proses Pengurusannya Panjang, Berapa Biaya Pendirian Firma?

Biaya Pendirian Firma - vtdi.netBiaya Pendirian Firma - vtdi.net

Firma adalah salah satu bentuk badan yang bisa dipertimbangkan ketika hendak mengawali suatu . Firma (Venootschap Onder Firma) atau sering disingkat Fa adalah sebuah persekutuan untuk menjalankan usaha antara dua orang atau lebih dengan memakai nama bersama.

Pemilik firma biasanya terdiri dari beberapa orang yang bersekutu dan masing-masing anggota firma menyerahkan kekayaan pribadi sesuai dengan yang tercantum dalam akta pendirian . Meskipun umumnya belum berbadan , pendirian firma harus didirikan dengan akta pendirian yang didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri.

pendirian firma memang cukup panjang, dengan sederet dokumen persyaratan yang harus dipenuhi seperti Surat Keterangan Domisili Perusahaan, NPWP, Surat Keterangan Terdaftar Pajak, TDP, SIUP (Mikro/Kecil/Menengah/Besar), dan masih banyak lagi.

Beberapa pemilik usaha ada yang mengurus semua perijinan tersebut sendiri, namun ada pula yang tidak memiliki banyak waktu dan memutuskan menggunakan biro untuk mendirikan firma. Adapun biaya pendirian firma dengan menggunakan biro tertentu biasanya berkisar antara Rp 6 jutaan hingga Rp 8 jutaan. Setiap biro bisa mematok biaya yang berbeda-beda untuk keperluan pendirian firma, tergantung yang ditawarkan.

Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) sebenarnya menawarkan kemudahan untuk pendirian badan usaha berbentuk Commanditaire Venootschap (CV) dan firma supaya bisa diproses secara daring (). Kabarnya rencana kemudahan pendirian 2 badan usaha ini akan dituangkan dalam satu payung hukum.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menuturkan jika selama ini akta pendirian CV dan firma yang dikerjakan notaris harus didaftarkan ke pengadilan negeri sesuai pasal 23 Kita Undang-Undang Hukum Dagang. Rencananya, proses akta pendirian CV dan firma kelak tak perlu diajukan ke pengadilan negeri, melainkan hanya lewat sistem pelayanan publik daring milik Kemenkumham bernama Administrasi Hukum Umum Online (AHU Online).

“Mengenai CV dan Firma nanti bisa didaftarkan di AHU online supaya lebih baik. Nanti akan dibuat peraturan agar tidak usah teregistrasi di pengadilan,” ujar Yasonna, Rabu (21/3), seperti dilansir CNNIndonesia.

Nantinya sistem AHU online ini akan diintegrasikan dengan program perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik (online single submission). Lewat program OSS, investor cukup mengunggah dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Tetapi, bila masih ada hambatan, maka satuan tugas dari kementerian dan lembaga akan membantu menyelesaikan keluhan dari investor. “Kebetulan sistem online kami sudah bagus, jadi nanti tinggal diintegrasikan saja,” tandas Yasonna.

Loading...