Proses Pengerjaan Lebih Cepat, Harga Alat Cetak Foto Instan Cukup Murah

Kamera instax untuk potret dan cetak foto instan (sumber: origamii.com)Kamera instax untuk potret dan cetak foto instan (sumber: origamii.com)

Sebelum era milenial, foto bisa dihasilkan dalam bentuk polaroid. Dari perkembangan teknologi, hadir canggih dengan resolusi tinggi. Banyak orang di luar sana menggunakan seperti DSLR atau mirrorless untuk hasil bagus. Namun harus menunggu beberapa waktu untuk mendapatkan hasil . Mengapa tidak mencoba dengan instan? Selain lebih murah, kelebihannya pun juga tak kalah banyak.

Percaya atau tidak, kamera instan sangat mudah digunakan bahkan oleh anak usia 5 tahun sekalipun. Pengguna hanya perlu memencet tombol pada kamera, dan foto langsung keluar dari dalam kamera. Tidak terdapat banyak pengaturan pada kamera, hanya perlu memastikan bahwa objek harus diam agar hasil gambar tidak goyang.

Bentuknya yang lebih kecil juga tanpa banyak tombol, membuatnya tidak terlalu kompleks saat digunakan. Hal ini pun mempengaruhi dari sisi harga yang bahkan ditawarkan kurang dari Rp1 jutaan. Selain itu, beragam dengan warna menarik seperti kuning dan coklat semakin memberikan nilai tersendiri di hati pengguna.

Kamera Instan atau polaroid diproduksi dalam dua jenis yang berbeda, Mini dan Wide. Untuk kamera instan mini, kertasnya berukuran 86×54 cm serupa dengan kartu kredit. Sedangkan untuk kertas dari kamera instan wide berukuran 108×86 cm, sedikit lebih besar dengan hasil gambar juga lebih lebar. Hal ini tentu bisa disesuaikan pengguna ingin menghasilkan foto dengan bentuk kertas yang tersedia.

Menggunakan kamera instan, berarti foto momen dapat langsung tercetak. Durasinya sangat singkat, hanya selama satu menit saja. Jika menggunakan kamera jenis lain, biasanya foto akan disunting dahulu. Baik dari sisi cahaya atau kontras, lalu dicetak dan membutuhkan waktu paling sebentar yaitu 15 menit. Namun dengan kamera instan, pengguna tidak perlu melakukan hal tersebut karena hasil foto akan didapatkan dengan cepat juga jernih.

Hasil foto dari kamera ini tentu menjadi satu hal penting untuk disimpan, karena hanya bisa diambil satu kali saja. Tidak terdapat salin semua foto yang sudah didapat sebelumnya. Maka, nilai foto tersebut menjadi lebih dibandingkan menangkap dan menyimpan data yang bisa saja terlupakan. Kertas dari hasil foto juga bisa dikreasikan dalam sebuah buku kenangan, atau kerajinan lainnya. Pengguna dapat menyimpannya di sebuah bingkai atau menggantungkan di dekat meja kerja.

Semua foto yang dimiliki memberikan nuansa retro jika disatukan menjadi sebuah pajangan dinding. Bagi yang melihat juga akan terkesan dengan kreativitas pengguna dalam menyusun foto. Kamera juga tersedia beberapa , seperti Polaroid Snap Camera atau juga Fujifilm Instax Wide 300. Kertas foto pun dapat dibeli di toko perlengkapan kamera baik offline maupun dengan harga terjangkau dan kualitas terbaik.

“Polaroid Snap tidak butuh tinta untuk bisa mencetak foto-foto jepretannya, sebab kamera ini telah mengadopsi teknologi Zero Ink Printing (ZINK). Teknologi ini memanfaatkan kertas khusus yang mengemas molekul-molekul istimewa. Saat proses pencetakan berlangsung, panas akan ‘mengaktifkan’ molekul tersebut hingga warna aslinya pun keluar, menyesuaikan dengan hasil foto,” demikian dikutip dari laman Daily Social.

Loading...