Populer Sebagai Produk Antiseptik Untuk Luka, Harga Betadine 1 Liter Rp60 Ribuan

Harga, betadine, untuk, luka, obat, obat merah, pengobatan, cairan, antiseptik, 5ml, 1, liter, botol, ukuran, kemasan, produk, pasaran, dipasarkan, diproduksi, pasar, ritel, obat kumur, sabun cair, feminine hygiene, perusahaan, PMR, palang merah remaja, zat, penyembuh, legendarisBetadine kemasan 1 liter (sumber: Tokopedia)

Siapa yang tak kenal dengan cairan Betadine? Tentu banyak yang tak asing, karena ini terbilang akrab di keseharian Indonesia. Produk yang identik sebagai ini dipasarkan dengan berbagai ukuran dengan harga yang bervariasi.

“Kini hampir semua orang di Indonesia ingat Betadine, bukan obat merah, jika terluka,” kata dokter Tjan alias Kahar Tjandra, dilansir Tirto.

Obat ini tak hanya dikenal mereka yang pernah terluka hingga berdarah, tapi juga anak-anak sekolah yang tergabung dalam organisasi Palang Merah Remaja (PMR). Mereka lebih sering menyebut pengobat luka itu dengan nama mereknya, Betadine. Setidaknya, banyak kotak P3K menyimpan obat luka luar ini.

Seperti tertera dalam situs resmi perusahaan produsen, obat ini ‘mengandung Povidone iodine dan merupakan antiseptik superior yang diterima secara luas.’ Betadine merupakan pengembangan dari iodine temuan Alexander Fleming dari masa Perang Dunia II. Zat penyembuh luka luar itu diluncurkan pertama kali pada 1955.

Povidone iodine dengan Betadine sendiri sudah dipasarkan dan mendunia pada 1963. Ketika itu, orang yang turut berjasa menyebarluaskan Betadine di Indonesia, Tjan Ke Hoat alias Kahar Tjandra, belum punya pabrik atau toko obat. Laki-laki keturunan Tionghoa kelahiran Padang, 24 November 1929 tersebut masih terlihat gagah dengan seragam militernya.

Betadine yang merambah pasar sejak awal 1980-an, saat ini namanya sudah identik dengan produk obat merah. Ia bisa disejajarkan dengan produk-produk legendaris macam Honda yang nyaris selalu dipakai untuk menyebut sepeda motor, Sanyo untuk pompa air listrik, Aqua untuk air mineral, Toa untuk pengeras suara, Odol untuk pasta gigi, dan lainnya.

Mada Shinta Dewi, Country Manager PT Mundipharma Healthcare Indonesia, anak usaha Betadine Mundipharma AG asal Swiss mengatakan, selama ini Betadine hanya dikenal sebagai produk cairan antiseptik untuk luka saja. “Padahal produk kami ada obat kumur, sabun cair, dan feminine hygiene,” jelas Mada.

Selain menyasar pasar ritel, Mundipharma berencana menyasar segmen pasar untuk pasien program jaminan kesehatan nasional (JKN). Mundipharma masih menunggu persetujuan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk mendaftarkan Betadine sebagai obat kumur bagi pasien kanker yang sedang menjalankan kemoterapi. “Kami harap secepatnya bisa disetujui,” imbuh Head of Government Affairs, Market Access & Communication Mundipharma, Antes E Prasetio.

Selain punya basis di Indonesia, Mundipharma juga sedang membangun pabrik di Singapura termasuk fasilitas riset dan pengembangan. Pabrik itu diharapkan beroperasi Januari 2018. “Dengan adanya pabrik di Singapura, R&D Mundipharma di Indonesia bisa cepat dan mudah,” kata Antes.

Sebagai , khusus untuk produk cairan antiseptik untuk luka, Betadine dipasarkan dalam berbagai kemasan ukuran dan harga. Mulai dari ukuran 5ml yang dijual dengan harga Rp4 ribuan, hingga kemasan botol 1 liter yang dibanderol seharga Rp60 ribu hingga Rp70 ribuan.

Loading...