Polri Terapkan Sistem Online, Berapa Tarif Biro Jasa STNK Sekarang?

Biro Jasa STNK - news.detik.com

Setiap pemilik kendaraan bermotor memang diwajibkan untuk segera mengurus perpanjangan kepemilikan kendaraan bermotor () mereka sebelum masa berlakunya habis. Pasalnya, jika telat mengurus, para pemilik kendaraan bermotor ini bakal dikenakan denda dan kemungkinan menerima tilang jika ada razia di jalan raya.

Sayangnya, bagi sebagian orang, mengurus perpanjangan STNK dikatakan sesuatu yang ribet, terutama bagi mereka yang harus bekerja di luar daerah domisili tempat alamat STNK tertera. Selain itu, untuk mengurus perpanjangan STNK di luar kota juga membutuhkan ekstra, terutama untuk bakar, konsumsi, hingga kebutuhan selama perjalanan.

Untuk meringankan beban , Kepolisian Republik Indonesia saat ini telah menyelenggarakan perpanjangan STNK secara online. Jadi, pemilik kendaraan tidak perlu lagi pulang kampung untuk memperpanjang STNK mereka. “Selain kemudahan bisa dirasakan pemilik kendaraan bermotor, biaya yang dikeluarkan juga sangat murah jika dibandingkan dengan manual seperti yang berjalan selama ini,” ujar Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jawa Timur, Teddy Rayendra.

“Selama ini, pemilik kendaraan juga terkadang menggunakan biro jasa untuk mengurus perpanjangan STNK yang tentunya mengeluarkan biaya ekstra,” sambung Teddy. “Karena itu, dengan sistem online ini, bisa memangkas pengeluaran untuk biro jasa yang membantu pengurusan perpanjangan masa berlaku STNK antarkota.”

Memang, selain mengeluarkan biaya administrasi untuk perpanjangan STNK, pemilik kendaraan yang memilih menggunakan biro jasa juga harus mengeluarkan dana ekstra untuk membayar biro jasa yang bersangkutan. Besaran tarif masing-masing biro jasa sendiri bervariasi. Di daerah Jabodetabek misalnya, tarif biro jasa untuk perpanjangan STNK mobil sekitar Rp150.000, sedangkan untuk perpanjangan STNK sepeda motor mulai Rp100.000. Jika wajib pajak meminta antar-jemput berkas ke rumah atau ke kantor, dikenakan tambahan biaya Rp100.000.

Loading...