Politik Global Memanas, Harga Emas Bergejolak

Anjloknya minyak dunia akhir-akhir ini terus memengaruhi pergerakan emas. Hal itu disebabkan korelasi kenaikan minyak dunia yang selalu diiringi kenaikan emas, dan begitu pula sebaliknya.

Marketing Manager PT Aneka Tambang () Tbk Bambang Wijanarko mengungkapkan bahwa di tanah air mengikuti pergerakan dunia. “Pemicu yang paling kuat adalah pergerakan nilai yang cenderung kuat pekan ini karena kan harus dikonversi ke . Nah, sekarang kondisi masih melemah,” kata Bambang, Rabu (3/9).

Bambang mengungkapkan, sejak awal pekan ini terjadi pelemahan kurs rupiah yang berada di kisaran level Rp 11.800 per USD. Menurut dia, pergerakan nilai yang cenderung kuat pekan ini akan menjadi momok pergerakan harga emas.

Selain itu, secara pendekatan geopolitik, krisis yang berkecamuk di dunia internasional turut memicu pelemahan harga emas. “Iklim dunia sedang memanas. Ada kebijakan moneter tentang acuan AS yang cukup tinggi. Ada krisis ISIS. Konflik Rusia-Ukraina yang terus memanas juga menjadi pemicu,” katanya.

emas-antam-logammuliaKini pihaknya berharap krisis yang sedang memanas berangsur pulih. Sebab, kini emas tidak lagi dianggap sebagai komoditas . “Sekarang juga banyak dana nganggur yang parkir di dolar karena dianggap lebih menguntungkan,” tambahnya.

Namun, lanjut Bambang, pelemahan harga emas tersebut memunculkan tingginya permintaan pembelian emas. Sebab, banyak masyarakat yang memanfaatkan momentum pelemahan harga emas sebagai saat yang paling tepat untuk membeli emas batangan. (Jpnn/Yud)

Loading...