Tembus Miliaran Rupiah, Ini Deretan Pesawat Tempur dengan Biaya Operasional Termahal

Pesawat tempur Sukhoi SU-35 (sumber: aerotime.aero)Pesawat tempur Sukhoi SU-35 (sumber: aerotime.aero)

Setiap negara berdaulat perlu didukung oleh (alat utama sistem senjata) yang kuat pula, tak terkecuali dengan Indonesia. Ada banyak komponen yang dirasa perlu untuk dimiliki, termasuk pesawat tempur. Namun pesawat satu ini kabarnya memiliki yang memang tidak bisa dibilang murah. Di dunia setidaknya ada beberapa tipe dengan operasional termahal, salah satunya yang sedang dalam proses pembelian dari Rusia adalah jet tempur SU-35.

Berdasarkan informasi dari defence.pk, biaya operasi SU-35 per jam bisa mencapai US$14.000 (setara Rp224 jutaan). Tak kalah dari Sukhoi, pesawat jet tempur F-35 asal besutan Lockheed Martin ternyata punya biaya per jam lebih , mencapai US$35.000 atau sekitar Rp562 jutaan.

Pihak Lockheed Martin Corp memperkirakan butuh waktu sekitar 15-20 tahun untuk dapat memangkas biaya penerbangan per jam F-35 di bawah jet tempur generasi keempat seperti F-16. Biaya operasional F-35 diupayakan bisa turun jadi USD25.000 (sekitar Rp350 juta) pada tahun 2025.

“Hari ini tiap pelanggan berbeda dengan pelanggan lain, tetapi saya pikir US$35.000 untuk per jam terbang adalah angka yang baik. Jika kita memproyeksikannya berdasarkan inisiatif yang kita miliki, kita percaya pada 2035-2040 kita bisa mendapatkan biaya yang lebih rendah dari pesawat tempur generasi keempat hari ini,” kata Wakil Presiden Lockheed Martin dan Manajer Umum Program F-35 Greg Ulmer, seperti dilansir dari Reuters melalui Tempo.

Selain seri F-35, rupanya masih banyak pesawat tempur lain dengan biaya operasional termahal. Misalnya saja B-2 Spirit yang merupakan bomber siluman milik dengan biaya terbang per jam US$130.159 (Rp2,1 miliar), ada pula pesawat E-8C Joint Surveillance Target Attack Radar System atau Joint STARS dengan biaya operasional mencapai USD70.780 per jam atau sekitar Rp1,1 miliar, pesawat bomber legendaris Boeing B-52 Stratofortress biaya terbangnya USD70.388 atau setara Rp1,1 miliar per jam, hingga B-1B Lancer USD61.027 per jam (Rp1 miliar). Luar biasa sekali bukan?

Loading...