Pertumbuhan Ekonomi AS Lemah, Rupiah Dibuka Menguat 63 Poin

Jakarta Garuda hari ini, Senin (1/8) dibuka 0,48% atau 63 poin ke Rp 13.049 per dolar AS berdasarkan data dari Bloomberg Indeks.

Badan Pusat Statistik () hari ini juga bakal mengumumkan data , salah satunya data mengenai bulan Juli.

Analis Central Capital Futures, Wahyu Tri Wibowo mengungkapkan dolar AS pasca pengumuman angka ekonomi AS pada kuartal II tahun 2016 yang hanya mengalami sebesar 1,2%, lebih kecil dari prediksi 2,6%.

Hal itulah yang menyebabkan mata uang negara lain menjadi menguat, demikian halnya dengan rupiah. “Ditambah lagi dengan penguatan , yang ikut menopang kekuatan sesama mata uang Asia seperti rupiah,” kata Wahyu.

Pada akhir pekan lalu Bank of Japan (BOJ) meningkatkan pembelian pemerintah namun jauh dari prediksi pasar. Menguatnya yen juga ikut menghambat kenaikan nilai tukar dolar AS. Terlebih karena banyak investor yang kecewa atas keraguan BOJ dalam mengambil kebijakan.

“Kegagalan dolar AS mempertahankan sajian data ekonomi yang positif menjadi katalis utama,” kata Analis Tresuri Bank BNI Resti Afiadinie.

Loading...