Persediaan Melimpah, Harga Beras Rojolele Per Kg Menurun

harga, beras, rojolele, per, kg, jenis, mentik, c4, super, pedagang, turun, bulog, petani, panen, kualitas, baik, pemerintah, meningkat, 2018, Januari, Februari, persediaan, minimal, 1, kilogram, 10Beras punel berkualitas

Di , berangsur turun di beberapa daerah. Sebut saja di Semarang. beras turun sekitar Rp 500-1.000 per kg. Pedagang beras di Dago, Semarang, Sulistyawati mengatakan bahwa penurunan beras sudah terjadi sejak pertengahan Februari 2018.

“Harga sudah turun jika dibanding awal Januari 2018 yang sempat tembus Rp 14.000. Meskipun, harga beras kemungkinan bisa turun kembali,” ujar Sulistyawati.

Menurutnya, saat harga beras mahal, penjualannya akan mengalami penurunan. Jika pada saat harga naik, yang biasanya konsumen bisa membeli minimal 10 kilogram beras, beralih menjadi 1 kilogram.

“Dengan menurunnya harga beras, para pembeli sudah membeli dengan jumlah cukup banyak. Sekarang, rata-rata membeli sekitar 8 kilogram,” tutur Sulistyawati kembali.

beras yang mengalami penurunan di pasaran beragam. Untuk beras Mentik, harga per kilonya berada di kisaran Rp 12.000. Sementara itu, penurunan harga juga dialami oleh beras Rojolele. Harga per kilonya turun dari Rp 14.500 menjadi Rp 14.000 (turun Rp 500/kg).

“Kedua beras (Mentik dan Rojolele) memiliki cukup baik. Harganya juga ikut mengalami penurunan. Walaupun sebelumnya, kedua beras itu belum turun harga, meskipun beras jenis lain sudah mengalami penurunan harga,” ungkap pedagang beras di Pasar Dago itu.

Sementara itu, harga C4 Super di Pasar Dago berada di angka Rp 11.000 per kg, setelah sebelumnya Rp 12.000 per kg. Sedangkan, untuk C4 sekitar Rp 9.000 (harga awal Rp 10.000).

“Harga turun untuk beras disebabkan banyak para petani sudah panen, sehingga stok beras melimpah jika dibanding harga beras yang naik pada Januari (2018),” jelas Sulistyawati.

Di Pasar Peterongan, Bosri, salah satu pedagang beras menjelaskan jika kualitas beras sudah membaik jika dibanding dengan kualitas beras saat harga naik. “Waktu beras harganya naik, kualitasnya bisa dibilang buruk seperti dipaksakan panen. Namun, kini kualitasnya sudah cukup bagus. Harga C4 sudah turun sekitar Rp 500 yang berada di angka Rp 13.000. Sedangkan, C4 Super berada di angka Rp 12.500 yang semula Rp 13.000,” tutur Bosri.

Menurut Bosri, stok beras sudah mengalami peningkatan jika dibanding saat pertengahan Januari (2018). “Sekarang petani sudah mulai panen, jadi harga beras sudah mulai turun. Saya melihat kemungkinan harga beras turun untuk ke depannya,” tambahnya.

Sementara itu, pedagang beras di Pasar Gayamsari, Sumiyati berharap agar pembelian beras terus meningkat. Menurutnya, sudah berperan aktif dalam mengupayakan penurunan harga beras.

“Kalau beras di Gayamsari itu yang paling laris yaitu C4 Super dan Mentik. Harga C4 sudah turun dari Rp 13.000 menjadi Rp 12.500. Sedangkan untuk Mentik, harga sebelumnya Rp 14.000, kini turun menjadi Rp 13.500. Beras bulog juga masih tersedia dengan harga Rp 9.000,” tambah Sumiyati.

Loading...