Perpanjangan SIM Telat di Layanan SIM Keliling? Wajib Bikin SIM Baru!

Untuk memberi kemudahan kepada masyarakat yang ingin memperpanjang -nya, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kini telah menyediakan layanan . Namun, layanan mobil Online ini hanya tersedia untuk melayani SIM roda dua (SIM C) dan SIM roda empat (SIM A).

Untuk dapat memperpanjang masa berlaku SIM di layanan SIM Keliling, para pemohon diwajibkan membawa beberapa persyaratan, di antaranya kartu identitas diri (e-KTP) yang masih berlaku, SIM lama, dan surat keterangan tes dari puskesmas atau rumah sakit. Namun, jika telat sehari, maka para pemohon diwajibkan membuat SIM baru dan mengikuti sejumlah tes, seperti tes teori, praktik, maupun tes .

“Ini sesuai dengan Surat Telegram Korlantas Polri yang dikeluarkan pada tanggal 20 April 2016 lalu, yang isinya masa berlaku SIM 5 tahun dapat diperpanjang jika masa berlaku SIM habis,” jelas Kanit Regident Polresta Depok, AKP Leny. “Selain itu, bagi SIM yang telah lewat masa berlakunya, dapat diberlakukan kembali dengan melaksanakan proses SIM baru sesuai golongan SIM.”

Senada, Kanit Regident Satlantas Polresta Solo, AKP Sukarada, juga mengatakan bahwa SIM milik warga yang sudah lewat masa tenggang wajib membuat SIM baru. “Jadi, kami menghimbau warga sebelum SIM masuk masa tenggang, harus segera diperpanjang. Karena, terlambat satu hari pun harus membuat SIM baru dengan mengikuti serangkaian tes,” katanya.

Biaya perpanjangan masa berlaku SIM di layanan SIM Keliling juga masih terjangkau. Untuk perpanjangan SIM C, dikenakan biaya Rp75.000 ditambah biaya tes kesehatan Rp25.000. Sementara, biaya perpanjangan SIM A plus biaya tes kesehatan adalah Rp105.000.

Loading...