Pernyataan Donald Trump Berhasil Katrol Dolar AS, Rupiah Melempem di Pembukaan

rupiah - www.tribunnews.comrupiah - www.tribunnews.com

Jakarta rupiah dibuka 11 poin atau 0,08 persen ke posisi Rp 13.300 per AS pada awal pagi hari ini, Jumat (26/1). Kemarin, Kamis (25/1), Garuda berakhir menguat 25 poin atau 0,19 persen ke level Rp 13.289 per USD usai diperdagangkan pada rentang angka Rp 13.263 hingga Rp 13.300 per AS.

dolar AS terpantau menguat di akhir perdagangan Kamis atau Jumat pagi WIB menjadi 89,379 usai sebelumnya anjlok ke level terendah 88,438. Penguatan dolar AS ini terjadi usai Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan pernyataan bahwa ia menginginkan dolar AS yang kuat. Trump sempat berkata jika dolar AS akan semakin kuat dan lebih kuat ke depannya karena Amerika akan menjadi yang sangat kuat dalam ekonomi dan bidang lainnya.

Trump juga menambahkan bahwa komentar Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin tentang dolar AS sebelumnya telah disalahartikan. Seperti diketahui, pada Rabu (24/1) lalu Mnuchin menuturkan dalam Forum Ekonomi (World Economic Forum) jika pelemahan dolar AS merupakan kondisi yang baik untuk para eksportir AS. Oleh sebab itu ia merasa tak khawatir dengan terjadinya penurunan dolar AS belakangan ini.

The sendiri sempat menginjak level terendah karena dipicu oleh pesimisme terhadap kondisi ekonomi Amerika Serikat. Para analis memperkirakan klaim pengangguran AS pekan lalu naik dan mencapai angka 239.000, sementara itu penjualan rumah baru di AS bulan lalu diprediksi turun. “Dari , rupiah minim sentimen,” kata Analis Pasar Uang Bank Mandiri, Reny Eka Putri, seperti dilansir Kontan.

Putu Agus Pransuamitra, Analis Monex Investindo Futures memperkirakan jika pada perdagangan akhir pekan ini rupiah kemungkinan akan mengalami koreksi setelah beberapa hari belakangan menguat. Pasalnya pidato Presiden AS Donald Trump dalam acara World Economic Forum rupanya mendapatkan respons yang cukup positif dari para pelaku pasar.

Loading...