Permintaan Meningkat, Kue Nastar untuk Lebaran 2017 Dijual Mulai Harga Rp 20 Ribuan

Kue Nastar - www.resepkuekeringku.com

Meski daya beli masyarakat diperkirakan menurun setelah kenaikan tarif dasar listrik awal Mei 2017 lalu, para pebisnis kue kering tetap optimis untuk menerima pesanan menjelang tahun ini. Sejumlah kue kering seperti nastar, kastengel, dan sebagainya dalam beragam dan kabarnya sudah mulai banyak dipesan oleh masyarakat. Bahkan para pelaku usaha kue kering yakin kue kering tahun ini bisa meningkat dibanding tahun lalu.

Menurut Jodi Janitra, Direktur Utama J & C Cookies, dari awal tahun lalu permintaan untuk kue kering sudah meningkat sekitar 15% dibanding hari biasa. Seperti tahun sebelumnya, puncak permintaan kue kering diprediksi terjadi saat pekan pertama bulan Ramadan. “ cukup optimistis. Terbukti dari terus menanjaknya permintaan kue kering sejak awal tahun. Selain karena gencarnya kami melakukan promosi, hal ini tentu tidak terlepas dari daya beli masyarakat,” ungkap Jodi.

Peningkatan jumlah pesanan juga turut dirasakan oleh pemilik bisnis kue kering berskala rumahan, Mimume Cookies. Menurut Sanye Lisnely, Kepala Bagian Pemasaran Mimume Cookies, pesanan kue kering Lebaran mulai meningkat sejak sebulan sebelum bulan Puasa.

“Kalau yang buat dijual lagi biasanya sudah mulai pesan untuk stok dari sebelum Ramadan. Kalau untuk konsumsi sendiri, biasanya baru pesan setelah memasuki Ramadan. Kami kan sistemnya produksi kue kering sesuai pesanan. Kami tidak membuat stok,” kata Sanye.

Dari berbagai jenis kue kering yang ada, nastar dan kastengel biasanya menjadi menu yang tak pernah ketinggalan dipesan. Untuk kue nastar saat ini dijual dengan harga yang bervariasi di pasaran. Kue nastar dengan ukuran berat ½ kilogram (500 ) biasanya dijual mulai Rp 45 ribuan hingga Rp 110 ribuan per toples. Sedangkan untuk kemasan ¼ kg (250 ) harganya lebih murah, yakni berkisar mulai Rp 22.500 hingga Rp 36 ribuan setoples.

Loading...