Permintaan Domestik Melambat, Perusahaan Minyak Jepang Tingkatkan Ekspor ke Asia

Untuk mengimbangi lambatnya domestik, perusahaan minyak Jepang sedang giat meningkatkan minyak ke kawasan Asia. , Indonesia, dan Australia bakal menjadi tujuan utama ekspor bensin. Sementara , akan menjadi sasaran utama ekspor produk diesel.

Idemitsu Kosan telah mengirim 400.000 kiloliter bensin pada tiga bulan pertama di tahun 2016, atau tiga kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu. Menurut perusahaan, kondisi yang solid dan naiknya permintaan karena harga minyak yang rendah telah mendorong peningkatan pengiriman ke Rim Pasifik, terutama di Asia.

Perusahaan minyak ini berusaha meningkatkan penghasilan dengan memperluas ekspor untuk memperlebar margin. Margin bensin yang dikirim ke Asia di tahun berada pada level tinggi, sekitar 20 AS per barel.

Sementara, JX Nippon Oil & Energy berencana mengekspor 900.000 kiloliter produk minyak bumi pada bulan April, atau naik 90% dari tahun sebelumnya. Unit JX Holdings mengatakan bahwa permintaan untuk diesel cenderung meningkat, sebagian karena penutupan kilang di Australia.

Perusahaan minyak Jepang berharap bahwa peningkatan ekspor akan memperketat kondisi supply-demand pasar domestik. “Sulit untuk menyesuaikan penawaran dan permintaan jika hanya mengandalkan pasar dalam negeri,” ujar Asosiasi Perminyakan Jepang sekaligus Ketua JX Holdings, Yasushi Kimura.

Pada tahun 2015 lalu, ekspor bensin dan diesel Jepang mencapai sekitar 13 juta kiloliter, atau naik 20% dari tahun 2014, sekaligus menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Sementara, ekspor bensin pada bulan Februari naik sekitar dua kali lipat dari periode yang sama di tahun sebelumnya, atau sebesar 680.000 kiloliter.

Loading...