Perkuat Rumah Bergaya Klasik dengan Lampu Gantung Antik Eropa

Penggemar atau bangunan klasik pasti sudah tidak asing dengan tambahan berupa lampu hias. Meskipun lampu hias hanya bagian kecil dari keseluruhan interior, dengan adanya lampu hias atau lampu gantung bisa menambah kesan tertentu di dalam ruangan.

Terutama jika lampu hias yang dipakai merupakan antik dengan ornamen ala . Lampu gantung antik kini menjadi barang yang memiliki jual tinggi karena memakai -bahan berkualitas, umumnya dari logam seperti kuningan, perak, hingga besi baja. Sedangkan untuk hiasan biasanya memakai kristal, kaca, keramik, porselen, atau lainnya.

Sebagai salah satu aksesoris rumah yang tak pernah lekang dimakan zaman, lampu gantung terus mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Jika dulunya cahaya lampu gantung memakai lilin atau tanah, kini lampu gantung yang bergaya modern sudah banyak yang menggunakan bohlam lampu.

Menurut arsitek asal Yogyakarta, Tri Hesti Milaningrum, penambahan seperti lampu hias gantung bergaya antik dapat menambah kesan klasik di sebuah ruangan. “Bisa ditambahkan lampu dinding hias. Warna lampu juga mempengaruhi. Warna yang pas adalah warna kuning, agar suasana lebih hangat, romantis, nyaman, dan homey,” papar Mila.

Hingga kini lampu gantung antik Eropa masih banyak ditemui di berbagai istana yang pernah mempunyai hubungan dengan era kolonial Belanda, salah satunya seperti di Keraton Jogja. Di sejumlah rumah modern yang mengusung gaya klasik pun masih banyak yang memasang lampu gantung antik Eropa di langit-langit rumah.

lampu gantung antik Eropa sendiri sangat bervariasi, mulai dari Rp 800 ribuan hingga Rp 1,3 jutaan. Untuk mencarinya, bisa membeli toko-toko barang antik yang ada di sejumlah kota di Indonesia.

Loading...