Pergerakan Rupiah di Atas Level Resisten 13.310

JAKARTA –Kurs terdepresiasi tajam hari Kamis (25/6/2015) berdasarkan data dari Jakarta Interbank Spot Dollar Rate ().

Data yang dari BI pagi ini menempatkan Jisdor di level Rp13.323 per AS atau sekitar 0,32% dari Rp13.280 per dolar AS kemarin.

Kurs Jisdor hanya mampu bertahan sehari pada nilai Rp13.200 dan mendekati kurs rupiah di pasarspot. Rupiah diperdagangkan turun 0,21% ke Rp13.329 per dolar AS

Kepala Riset NH Securities Indonesia Reza Priyambada , mengatakan laju kurs rupiah akan dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal terutama masih dari penolakan proposal .kurs

“Untuk itu, tetaplah cermati setiap sentimen yang muncul. Kurs tengah diprediksi akan berada di level Rp 13.300-13.270,” ujarnya dalam riset yang diterimaBisnis.com.

Dia mengungkapkan, rilis turunnyadurable goods orderdanmarkit manufacturingPMI serta tetapnya redbook AS meski tidak terlalu mendapat tanggapan yang negatif di bursa saham AS, namun cukup mendapat tanggapan yang negatif di dimana pergerakan dolar AS cenderung mengalami penurunan.

Hal itu menciptakan ruang bagi rupiah untuk bisa melanjutkan penguatannya. Meski euro mulai mengalami pembalikan turun seiring prediksi keputusan IMF menolak proposal yang diajukan, namun tidak menjadi halangan kurs tengah rupiah akan bertahan pada zona hijaunya.

Namu, dia juga melihat dari volume transaksi rupiah yang hampir semuanya berkurang dan kemungkinan tanggapan pasar akan berita ditolaknya proposal Yunani, akan dapat mengubah laju Rupiah berbalik kembali turun.

Loading...