Percepatan Proses Pengerjaan, Harga Sewa Wales Mulai Rp200 Ribuan

Harga, tarif, biaya, sewa, wales, alat, berat, per, jam, operator, BBM, mobilisasi, Yogyakarta, kawasan, pemadat, jalan, permukaan, tanah, berat, 8, 12, ton, roda, penggerak, tenaga, hidrolik, pelindas, lahan, proses, proyek, dozer, manual, aspal, jasa, penyewaan, kebutuhan, lahan, kecepatan, kerjaWales/stoom, kendaraan berat untuk meratakan jalan aspal (sumber: infrabazaar.com)

Kebutuhan akan pembangunan dalam waktu yang singkat namun tetap memperhatikan kualitas pembangunan sedang banyak digencarkan di mana-mana. Pembangunan yang tidak mengenal kata henti terus diusahakan oleh para pemilik . Dengan banyaknya yang ada pada sebuah proyek, sudah sewajarnya mengandalkan -alat . Alat seperti wales ataupun dozer mampu menyelesaikan dengan cepat dibandingkan dengan tenaga manual.

Untuk memenuhi kebutuhan ini, sudah banyak jasa alat berat yang menjamur di tengah masyarakat. Tak melulu dibanderol dengan yang mahal, beberapa jasa bahkan membanderol sewa dengan nominal yang cukup terjangkau. Di kawasan Yogyakarta misalnya, menawarkan jasa sewa wales dengan tarif mulai Rp200 ribuan per 2 jam. Namun tersebut belum termasuk operator, BBM, mobilisasi dan demobilisasi.

“Menggunakan alat berat memang sering kali melalui jasa sewa, pasalnya alat berat mempunyai harga yang mahal, tentu anggaran pembangunan akan membengkak jika harus membeli wales, apalagi penggunaan alat berat semacam ini hanya bersifat temporer,” ucap salah seorang pemilik jasa penyewaan alat berat.

Wales sendiri merupakan alat berat yang digunakan untuk memadatkan tanah atau lapisan aspal. Alat pemadat dengan dua roda besi kembar depan belakang yang sejajar sebagai pemadatnya. Wales banyak digunakan dalam pengerjaan raya serta lapangan terbang untuk proses pengaspalan. Alat berat wales ini tidak bisa meratakan tanah yang terjal, karena tanah yang terjal dapat merusak roda.

Wales memiliki dua , yaitu wales dengan 2 as dan wales dengan 3 as. Wales dengan 3 as mempunyai kemampuan yang lebih unggul sehingga wales ini sering digunakan untuk mengerjakan pekerjaan yang lebih berat seperti pembuatan lapangan terbang.

Wales biasa disewakan untuk kebutuhan per hari atau keperluan dengan tempo tertentu. Penggunaan wales lebih sering digunakan untuk pengaspalan jalan raya, namun wales juga bisa digunakan untuk lahan berkerikil.

Proses pemadatan bisa dilakukan tanpa menggunakan alat berat, yaitu dengan menggenangi area dengan air, secara perlahan air akan meresap dan memadatkan material tanah. Pemadatan tanah secara alami memerlukan proses yang lama dan hasil yang kurang maksimal, maka dari itu pemadatan dengan menggunakan wales dilakukan untuk mempercepat proses pemadatan.

Wales memiliki berat berkisar antara 8 sampai 15 ton, memiliki lebar pelindas 1,75 meter menjadikan wales sebagai alat pemadat yang mampu melakukan pekerjaan pada lahan yang luas. Kemampuan tekanan pada tanah yang dimiliki wales bisa mencapai 55 kg per meter kubik. Dalam hal kecepatan, seperti alat berat lainya, wales memiliki kecepatan 0-10 km/jam, sedangkan untuk kecepatan kerja wales antara 2,4 sampai 4,8 rpm.

Menggunakan wales sebagai alat pemadat dimaksudkan agar wales mampu menggilas permukaan tanah agar dapat hasil yang rata. Memiliki berat 8-12 ton wales menjadi ikon pemadat tanah untuk jenis alat berat. Berat yang dimiliki wales dapat dinaikkan menjadi 25 hingga 60 persen dengan menambahkan air pada tangki rodanya. Pada roda wales, penggerak yang digunakan memanfaatkan tenaga hidrolik.

Loading...