Perangkat ‘Reminder’ Tagihan Kredit Mobil Bakal Sambangi Indonesia

MCCS - asia.nikkei.com

TOKYO – Mobility Service asal Jepang berniat memperluas penggunaan MCCS atau Mobility-Cloud Connecting System untuk leasing otomotif dan pinjaman di . Sebelumnya, ini telah tersedia di Filipina dan akan tersedia di Thailand dan Indonesia pada awal April 2017 mendatang, bekerja sama dengan lembaga-lembaga setempat.

Sebuah terminal remote control yang dikembangkan bernama MCCS dipasang di mobil dan melacak pembayaran mereka. Jika gagal atau telat melakukan pembayaran, mesin mobil akan dinonaktifkan pada saat itu juga sehingga kendaraan tidak dapat berjalan. Global Mobility mengatakan mekanisme ini memotivasi peminjam untuk membayar tagihan mereka.

Berbentuk seperti versi yang lebih tebal dari smartphone, MCCS dapat dioperasikan melalui kecepatan rendah jaringan komunikasi telepon seluler dan menggunakan navigasi GPS untuk mencari kendaraan masing-masing. Dihubungkan dengan mesin kendaraan, perangkat ini dapat menonaktifkan mesin secara nirkabel, dan juga menyalakan kembali setelah adanya konfirmasi pembayaran. Efektivitas layanan ini telah dikonfirmasi dalam suatu tes verifikasi pada musim panas lalu.

Di Filipina, Sumishin Net Bank Jepang menggunakan MCCS untuk menyewakan sekitar 300 taksi roda tiga. Sejauh ini, bank menyatakan tidak ada kredit macet. Pemberi pinjaman kemudian berencana untuk memperluas layanan ke kendaraan roda empat di luar negeri.

Target berikutnya Global Mobility adalah pasar Thailand dan Indonesia, yang tidak hanya mencakup Bangkok dan Jakarta, tetapi juga ke kota-kota lain dan daerah pedesaan. Layanan ini akan mencakup mobil baru dan bekas serta perlengkapan pertanian dan peralatan konstruksi. Konsumen kelas menengah di kedua negara diharapkan menjadi pelanggan utama layanan ini.

Dengan bekerja sama dengan perusahaan-perusahan listrik dan penyedia telekomunikasi, layanan ini akan memungkinkan pengguna untuk membayar tagihan bulanan mereka di jendela kasir, metode yang persis digunakan di Filipina. Meski demikian, belum ada konfirmasi biaya jika jadi meluncur di Thailand dan Indonesia. Layanan bisnis taksi roda tiga di Filipina dikenakan biaya 35 AS per bulan.

Sebagian besar peningkatan permintaan otomotif di seluruh dunia diperkirakan akan datang dari negara-negara berkembang, seperti negara-negara Asia Tenggara. Menurut Global Mobility, 26 juta kredit untuk mobil ditolak di negara-negara Asia Tenggara dan India. Global Mobility ingin menyerap beberapa permintaan ini dengan meningkatkan jumlah mobil yang tersedia melalui layanan untuk 100.000 kendaraan pada Maret 2020.

Loading...