Tak Perlu Keluar Biaya, Ini Sederet Penyakit Kulit yang Ditanggung BPJS

Ilustrasi : seseorang terkena penyakit kulit - tribunnews.com

Sejak adanya , Indonesia banyak yang terbantu ketika hendak menjalani berbagai penyakit. Penyakit yg ditanggung BPJS pun tak melulu berkaitan dengan penyakit-penyakit yang derajatnya parah seperti gagal ginjal, kanker, atau semacamnya. Beberapa penyakit juga kabarnya ada yang ditanggung oleh BPJS, tepatnya dilayani di fasilitas kesehatan (faskes) 1.

Adapun jenis penyakit kulit yang ditanggung BPJS di antaranya meliputi dermatitis atopik (kecuali recalcitrant), dermatitis kontak alergika, dermatitis kontak iritan, dermatitis numularis, dermatitis seboroik, tinea kapitis, tinea barbae, tinea fasialis, tinea korporis, tinea manum, tinea unguium, tinea kruris, tinea pedis, lepra, liken simpleks kronis/neurodermatitis, luka bakar derajat 1 dan 2, miliaria, moluskum kontagiosum, napkin eczema, pedikulosis kapitis, pitiriasis rosea, pioderma, pitiriasis versikolor, reaksi gigitan serangga, scabies, urtikaria (biduran), varisela, veruka vulgaris, dan sebagainya.

Namun perlu diingat bahwa BPJS Kesehatan hanya menanggung kesehatan yang sesuai dengan ketentuan perundang-perundangan dan bukan dilakukan untuk tujuan estetika. Salah satu pelajar SMA asal Bandar Lampung, Silvi Yuliana Sutarno mengaku cukup terbantu untuk menjalani rawat jalan bersama dokter spesialis kulit menggunakan JKN-KIS.

“Saya memakai JKN-KIS untuk pengobatan kulit saya yang sering merasakan sakit dan gatal-gatal sejak awal tahun lalu tanpa diketahui penyebabnya. Ini saya masih ditanggung oleh ayah saya pembayaran JKN-KIS-nya dan alhamdulillah sangat terbantu dengan adanya program ini karena saya tercatat melakukan berobat jalan sudah enam kali ini,” ujar Silvi, seperti dilansir Lampungpro.

“Ini penyakit saya awalnya gatal lalu saya garuk-garuk terus ada di kulit. Obat yang diberikan dokter membuat ketergantungan apabila dipakai rasa sakitnya berkurang tapi apabila tidak dipakai akan kambuh lagi. Alhamdulillah obat-obatannya yang diberikan dokter tidak ada bayaran apapun karena semuanya ditanggung oleh JKN-KIS,” imbuh Silvi.

Agar dapat menikmati layanan kesehatan gratis dari BPJS Kesehatan, pastikan sudah melakukan proses sesuai dan berkonsultasi dengan dokter yang ada di faskes 1. Jika ternyata pelayanan untuk penyakit kulit yang diderita belum bisa ditangani di faskes 1, biasanya akan diberi surat rujukan ke rumah sakit.

Loading...