Penutupan Perdagangan Hari ini : IHSG dan Rupiah Berlawanan Arah

kursPergerakan Rupiah (16/6) masih terpantau lesu hingga jelang sesi penutupan perdagangan. Menurut data dari Indeks Dolar Bloomberg, Rupiah 22 basis poin ke posisi Rp 13.348 per dari posisi penutupan kemarin di level Rp 13.326 per . Data tak jauh berbeda juga dirilis oleh Bank melalui Referensi (Jakarta Interbank Spot Dollar Rate) yang menyatakan Rupiah sore ini tembus ke level Rp 13.333 per Dolar Amerika Serikat.

Trian Fatria, Research and Analyst Divisi Treasury BNI mengatakan bahwa lemahnya laju Rupiah hari ini dikarenakan para pelaku pasar yang masih cenderung mengambil sikap “wait and see” jelang pertemuan The Fed. “Selain itu, data surplus neraca perdagangan indonesia bulan Mei lalu membuat pelaku pasar diliputi kekhawatiran atas perlambatan ekonomi, lantaran surplus lebih disebabkan anjloknya impor dibanding perbaikan ekspor,” tambahnya. Tertekannya juga menjadi faktor eksternal pendongkrak Dolar. Nasib Yunani yang masih tidak jelas membuat ke level 1,12465 per Dolar Amerika serikat.

Melemahnya Rupiah hari ini ternyata tidak mempengaruhi pergerakan (Indeks Saham Gabungan). Di tengah mayoritas bursa Asia yang mendekam di teritori negatif, mapu menguat hingga 34,81 poin (setara 0,72%) ke level 4.872,60. Hampir semua sektor berakhir di zona hijau, kecuali sektor agribisnis yang melemah 0,1%. Dari semua saham terkait, tercatat ada 169 saham yang bergerak naik, 108 saham melemah, dan 93 saham yang masih stagnan.

Loading...