Penjualan Mobil di Asia Tenggara Naik 9% di Bulan April 2016

baru di enam kunci Tenggara terpantau 9% year-on-year pada bulan April 2016, atau kenaikan pertama sejak Desember tahun lalu. Hal ini memicu optimisme bahwa pasar kendaraan bermotor di kawasan ini mulai bangkit.

Penjualan kendaraan pada bulan April tercatat mencapai 246.270 unit, dengan pasar mengalami kenaikan 4% menjadi 84.685 unit, sekaligus kenaikan pertama dalam 20 bulan terakhir. Honda berhasil meningkatkan penjualan sebesar 36% di pasar terbesar Asia Tenggara tersebut. Selain itu, penjualan mobil Toyota di juga tumbuh sebesar 3%.

Asosiasi Industri Kendaraan Bermotor Indonesia yakin bahwa penjualan pada tahun ini akan naik 4% menjadi 1,05 juta unit. Hal ini didorong oleh pulihnya sentimen usai sebelumnya suku bunga yang tinggi membebani mobil.

Sementara di Thailand, pasar kedua terbesar Asia Tenggara, penjualan mobil pada April 2% ke 54.986 unit. Meski penjualan mobil penumpang jatuh 12% menjadi 20.687 kendaraan, angka penjualan untuk model truk pickup melonjak 22% menjadi 27.628 unit. Dalam kategori tersebut, kendaraan sport berbasis pickup juga meroket hingga 92% menjadi 4.609 unit.

Meski begitu, Presiden Nissan Motor Thailand, Kazutaka Nambu, melihat penjualan mobil tahun ini akan jatuh sekitar 5%. “Kita mungkin akan melihat momentum kenaikan mulai tahun depan dan seterusnya,” kata Nambu.

Penjualan mobil di Vietnam juga terpantau naik 42% menjadi 25.725 unit. Kenaikan serupa juga terjadi di pasar Filipina dengan lonjakan mencapai 32% menjadi 31.509 unit, sekaligus menandai secara 44 bulan beruntun.

Sebaliknya, sebagai pasar terbesar ketiga di Asia Tenggara, penjualan mobil di Malaysia pada April justru merosot 7% menjadi 42.177 unit. Ekonomi yang stagnan serta syarat kredit mobil yang ketat ditengarai menjadi pemicu lambatnya penjualan mobil di Negeri Jiran tersebut.

Loading...