Pengukuran Lebih Akurat, Harga Timbangan Berat Badan Digital Mulai Puluhan Ribu Rupiah

Timbangan Berat Badan - www.vemale.comTimbangan Berat Badan - www.vemale.com

Bagi yang sedang menjalani diet, memiliki timbangan badan sendiri di tentu menjadi hal wajib. Dengan memiliki timbangan di , seseorang menjadi lebih mudah untuk menentukan target berat badan ideal yang ingin dicapai. Dibandingkan timbangan badan manual atau analog, masyarakat modern kini lebih menyukai timbangan badan karena dianggap lebih akurat dalam menghitung berat seseorang. timbangan badan digital pun relatif lebih mahal dibanding timbangan manual karena desainnya lebih minimalis dan tampilannya pun terlihat .

Merk timbangan badan digital yang beredar di ada bermacam-macam. Harga yang dipatok pun sangat variatif, tergantung dari desain, kualitas, dan yang diusung. Sebagai contoh, ada beberapa seperti Camry dengan harga Rp 155 ribuan, Idealife mulai Rp 163 ribuan, Gea mulai Rp 200 ribuan, dan Omron mulai Rp 285 ribuan.

Jika ingin yang lebih murah, ada pula timbangan badan digital mini dengan harga hanya Rp 79 ribuan saja. Namun bagi yang membutuhkan timbangan badan digital dengan fitur lengkap layaknya indeks massa tubuh (BMI), usia tubuh, persentase lemak tubuh, tingkat lemak perut (visceral), hingga info BMR seperti yang dimiliki seri Omron HBF-214, maka setidaknya harus menyiapkan budget sekitar Rp 843 ribuan. Produk-produk timbangan badan digital dengan kualitas bagus bisa ditemui dengan mudah di -toko perabot rumah tangga, apotik, hingga di supermarket layaknya Hypermart atau sebagainya.

Nah, selama menjalankan program diet, setiap orang disarankan untuk tidak membiarkan dirinya stres melihat angka di timbangan badan. “Itu hanya alat untuk mendefinisikan hubungan Anda dengan gravitasi dan seharusnya tidak mendikte kebahagiaan, kesuksesan, atau harga diri seseorang,” ujar Alexandra Caspero, R.D., pemilik manajemen berat badan, olahraga dan gizi, Delicious-Knowledge.com, seperti dilansir Kompas.

Caspero menjelaskan jika timbangan bukan alat ideal untuk mengukur kadar kesehatan seseorang secara keseluruhan. “Jika Anda sedang menjalankan rencana menambah atau mengurangi berat badan, saya sarankan Anda menimbang hanya satu kali dalam satu atau dua minggu,” jelasnya.

Apabila terlalu sering menimbang, maka angka di timbangan kemungkinan kerap berfluktuasi. Fluktuasi itu bisa disebabkan banyak hal, misalnya periode menstruasi, atau bisa juga karena terlalu banyak mengonsumsi garam maupun air.

Loading...