Pengajuan Kerap Ditolak? Ini Persyaratan yang Harus Dipenuhi untuk Kredit Motor

Kredit Motor

Jakarta – Membeli sepeda secara kredit memang relatif mudah. Namun masih banyak juga masyarakat yang mengaku kesulitan dan tak segera disetujui pengajuannya oleh pihak . Mengapa demikian? Rupanya sang konsumen dianggap belum berhasil memenuhi tertentu untuk proses kredit motor.

Menurut Hafid Hadeli, Director Sales and Distribution Adira Finance, ada sejumlah alasan mengapa pengajuan kredit ditolak leasing. Misalnya saja pendapatan yang dianggap tidak mencukupi untuk membayar cicilan tiap bulan. “Idealnya cicilan itu tak boleh melebihi 1/3 dari total penghasilan konsumen. Tim survei akan menghitung berdasarkan slip gaji,” kata Hafid.

Kemudian uang muka juga tak selamanya menguntungkan bagi konsumen. Pasalnya berdasar aturan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), syarat uang muka untuk kredit kendaraan bermotor adalah minimal 30% dari harga unit. “Uang muka yang lebih besar akan lebih mudah disetujui permohonan kreditnya,” jelasnya.

Track record seseorang juga menjadi aspek pertimbangan yang penting dalam mengajukan kredit motor. Jika seorang konsumen pernah terlambat membayar cicilan kredit atau memiliki catatan kredit macet biasanya akan lebih berpotensi untuk ditolak oleh leasing. Pasalnya nama konsumen bermasalah semacam itu akan tercatat oleh (BI) dan kesulitan mendapat kredit motor meski sudah mencari alternatif leasing lainnya.

Walaupun ada sales yang menawarkan akan membantu konsumen yang datanya kurang, nyatanya mereka tetap akan melakukan survei dan meminta data sesuai persyaratan yang dibutuhkan. Apabila konsumen memberikan data palsu, maka sudah pasti leasing akan menolak pengajuannya.

Namun jangan khawatir, sebab ada beberapa kemudahan yang biasanya ditawarkan oleh pihak dealer untuk mengajukan kredit motor. Sebagai contoh, Honda hanya meminta syarat berupa fotokopi KTP pemohon dan fotokopi Kartu Keluarga (KK), atau bisa juga diganti surat nikah atau akta kelahiran.

Kedua syarat tersebut berlaku bagi mereka yang mengajukan permohonan kredit sesuai dengan domisili yang tercantum di KTP. Bagi yang tempat pengajuan kreditnya tidak sesuai dengan KTP ternyata juga tetap dapat mengajukan kredit.

Namun ada persyaratan tambahan yang perlu dilengkapi, yaitu mengurus Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT) di kelurahan tempat tinggal. Untuk meminta SKTT, pemohon harus membawa berkas-berkas berupa fotokopi KTP, fotokopi KK, foto 3×4 2 lembar dengan background biru (tahun kelahiran genap) atau merah (tahun kelahiran ganjil, serta surat keterangan dari RT dan RW.

Loading...