Pembukaan IHSG Rabu Pagi, Rupiah Kembali Menguat

Indeks Gabungan () dan antar-Bank dibuka pada catatan positif di sesi pertama pada hari ini (5/11) dikarenakan prediksi yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mengalami masa-masa yang “sehat” di bawah arahan Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.rupiah-banknotes-indonesia

Nilai IHSG mengalami kenaikan tipis sebesar 0,08% menjadi 5,075.24. Sementara itu, Rupiah terapresiasi sebesar 34 basis poin menjadi Rp 12.076/USD pada pukul 09.00 pagi tadi.

Selain itu, kantor berita Antara melaporkan bahwa saham perusahaan Blue-Chip yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat sebesar 0,13% menjadi 865,37.

“Para pelaku pasar berharap bahwa perekonomian negara akan tumbuh sebesar 5,1% selama kuartal ketiga tahun ini (2014). Bank Indonesia juga memperkirakan bahwa perekonomian domestik akan tumbuh antara 5,1% hingga 5,5% sepanjang tahun fiskal 2014,” Kata Alfiansyah, kepala peneliti dari Securities. Alfiansyah juga mengatakan bahwa bagaimanapun para pelaku pasar sedang menunggu aksi pemerintah untuk menaikkan bersubsidi, hal inilah yang mencegah pertumbuhan indeks saham secara signifikan tadi pagi. Kami memperkirakan bahwa bersubsidi akan meningkat (antara) Rp 2.000 hingga Rp 3.000 per liternya,” tambahnya.

Sementara itu di pasar regional, Hong Kong Hang Seng dan Nikkei masing-masing melemah sebesar 0,58% dan 0,2% selama perdagangan pagi. Singapura Straits Times juga diketahui gagal melakukan perbaikan di sesi pertama karena turun sebanyak 0.09% menjadi 3,279.29.

Loading...