Pembayaran Dapat Diangsur, Biaya Kuliah Akper Islamic Village Terdiri Dari Beberapa Komponen

komponen, biaya, kuliah, di, akper, islamic, village, keperawatan, tangerang, pendidikan, dana, fintech, mahasiswa, perawat, pelajar, tahun, 2018, informasi, email, sarjana, putra, putri, tinggi, badanMahasiswi Akademi Keperawatan Islamic Village Tangerang (Instagram: @ginaswiftie)

Melanjutkan kuliah tidak hanya di swasta maupun negeri, tetapi ada juga beberapa orang yang berminat kuliah di tempat lain, seperti Akademi Keperawatan. Sebagai contohnya, di , terdapat sebuah tempat kuliah bernama Akademi Keperawatan Islamic Village.

Setiap mahasiswa Akper tersebut, bisa menikmati beberapa , di antaranya gedung kuliah, ruangan yang dilengkapi media pembelajaran LCD, dan AC, ruangan serba guna (aula), free Wi-Fi, laboratorium keperawatan, laboratorium komputer uji kompetensi, dan lainnya.

Untuk penerimaan mahasiswa baru di tahun 2018, dilansir dari situs resminya, belum terdapat informasi terbaru. Berdasarkan informasi penerimaan pada tahun ajaran 2017/2018, Akper Islamic Village menerima mahasiswa baru dengan berbagai syarat, salah satunya adalah tinggi badan untuk laki-laki minimal 155 cm, dan untuk putri minimal 150cm.

Selain itu, calon mahasiswa/perawat, diwajibkan membayar pendaftaran sebesar Rp 300.000. Dan, tidak lupa juga membawa kelengkapan berkas seperti fotokopi ijazah, Surat Tanda Kelulusan, fotokopi KTP, dan pas foto berwarna sesuai ketentuan.

Sebagai gambaran, Akper Islamic Village memberlakukan biaya kuliah bagi setiap mahasiswanya. Biaya kuliah tersebut terdiri dari berbagai komponen biaya, seperti Dana Penunjang Pendidikan (DPP), Biaya Operasional Pendidikan (BOP), dan lainnya. Apabila ditotal, maka hasilnya sekitar Rp 13,3 juta.

Biaya tersebut dapat diangsur sesuai ketentuan, dan juga bisa berubah sewaktu-waktu. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, Anda bisa menghubungi melalui email di info@akperisvil.ac.id, atau mengunjungi websitenya di akperisvill.ac.id.

Berkaitan dengan biaya kuliah, para pelajar atau mahasiswa sekarang bisa meminjam dana melalui fintech (financial technology). Melalui cara crowd funding, pelaku fintech menawarkan dana segar pinjaman pendidikan, kepada yang membutuhkan.

Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa setiap tahunnya biaya pendidikan bisa naik sebesar 10 persen. Kenaikan biaya pendidikan tersebut dinilai menjadi penghambat bagi masyarakat yang kurang mampu dalam meraih pendidikan tinggi.

Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi, Mohammad Nasir, mengatakan “Fasilitas pinjaman bagi pelajar maupun mahasiswa sebenarnya telah tersedia oleh bank. Tetapi, pinjaman tersebut sulit disetujui karena memiliki risiko gagal bayar yang tinggi.”

Kemudian, fintech menawarkan fasilitas pinjaman bagi pelajar yang ingin mendapatkan pendidikan tinggi, dan juga bermacam pendidikan non-formal. Beberapa perusahaan fintech rintisan yang menawarkan pinjaman pendidikan adalah Dana Cita, Dana Didik, dan juga KoinWorks.

Co-Founder Dana Cita, Susli Lie, Dana Cita memberikan fasilitas biaya 100 persen, dengan jangka waktu hingga enam tahun, dan bunga antara 12 hingga 18 persen. “Visi kami adalah pendidikan tinggi bagi semua orang melalui pinjaman yang terjangkau,” kata Susli.

Menurut Susli, di maju seperti AS pinjaman pendidikan susah hampir sama dengan pinjaman konsumsi. Oleh karenanya selain berbisnis, Dana Cita ingin memberikan kontribusi kepada bangsa melalui pembiayaan pendidikan kepada mereka yang kurang mampu.

Sedangkan Dana Didik merupakan platform online yang memberikan fasilitas pembiayaan kepada siswa dari tingkat diploma, sarjana dan juga pendidikan non-formal, dengan menggunakan crowdfunding. Caranya, platform ini akan menghubungkan sponsor dengan mahasiswa yang membutuhkan dana secara online. Dana Didik memberikan pinjaman pendidikan umum baik formal maupun informal seperti kursus, dengan tenor hingga empat tahun untuk tiga bidang pendidikan, yaitu teknologi, kesehatan, dan pendidikan umum.

Salah satu yang dibiayai adalah para mahasiswa yang menempuh pendidikan di Akademi Keperawatan. “Dana Didik memberikan pinjaman jangka panjang hingga empat tahun dengan model pembagian pendapatan setelah mereka lulus dan mendapatkan pekerjaan.” ujar Susli.

Loading...