Pemahaman Masyarakat Terhadap Jasa Keuangan Syariah bakal Digodok oleh OJK

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan () tampak semakin giat mendorong pembentukan Bank Badan Usaha Milik Negara/Daerah (BUMN/BUMD) . Niatan OJK ini tertuang dalam roadmap perbankan syariah tahun 2015-2019.

Di dalam roadmap yang dikutip kemarin (2/12), tertulis tujuan pembentukan BUMN atau BUMD Syariah ini adalah untuk mempercepat pertumbuhan pangsa perbankan syariah. Badan-badan tersebut diharapkan bisa memasuki segmen yang belum dapat tersentuh oleh bank syariah, seperti lembaga Pemerintahan ataupun BUMN dan BUMD.

“Salah satu segmen yang belum optimal dimasuki perbankan syariah adalah segmen termasuk badan usaha milik baik pusat maupun daerah,” tertulis dalam roadmap tersebut.

OJK juga mendesak agar bank induk memberikan tambahan untuk bank syariah miliknya. Kepada bank syariah, OJK meminta agar Initial Public Offering (IPO) segera dilakukan.

“Perbankan syariah diharapkan lebih aktif menawarkan sahamnya kepada publik, khususnya kepada ritel yang diperkirakan semakin bertambah seiring peningkatan kelompok masyarakat berpenghasilan menengah ke atas,” tulis dalam roadmap.

Tak hanya kepada bank syariah, Lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai tahun depan juga akan menggandeng industri keuangan nonbank syariah untuk bersama meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap jasa keuangan syariah. Sektor yang dibidik oleh OJK salah satunya adalah asuransi mikro dan syariah.

“Tahun depan kami sudah sepakat dengan industri untuk meng-outrage ini, jadi kami sosialisasi(kan) dibarengi dengan peningkatan jumlah nasabah, sehingga ada bentuk nyatanya,” ujar Moch Muchlasin selaku Direktur IKNB Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta, kemarin (2/12).

Loading...