Pelopor Sekolah Islam Modern, SMP Al Azhar Tarik Biaya Masuk hingga Puluhan Juta Rupiah

SMP Al Azhar - webv4.alazhar-jatim.sch.idSMP Al Azhar - webv4.alazhar-jatim.sch.id

Al-Azhar termasuk berbasis yang di . Sekolah yang dibangun oleh Yayasan Pesantren Islam Al Azhar sejak tahun 1963 silam ini disebut-sebut sebagai pelopor sekolah Islam modern di . Hingga kini bahkan YPI Al Azhar telah mempunyai sekitar 103 sekolah di seluruh Indonesia, termasuk di Bandung, Medan, Yogyakarta, Karawang, dan masih banyak lagi.

di Al Azhar didasarkan pada pemantapan akidah atau keyakinan. “Pemantapan akidah ini harus ditransfer kepada kurikulum yang ada. Kurikulum di sini dikenal dengan kurikulum nasional berbasis pada keimanan dan ketakwaan terhadap Allah. Itulah salah satu yang menarik bagi masyarakat di tengah hedonisme, materialisme, kekerasan dan pragmatisme,” ujar Direktur Dasar dan Menengah YPI Al Azhar, Cecep Kurnia Sogoz, seperti dilansir BBC.

masuk SMP Al Azhar sendiri memang dikenal cukup mahal. Sayangnya pihak SMPIA Al Azhar sendiri tidak membeberkan secara rinci berapa uang pangkal dan sebagainya di website resminya. Pihak Al Azhar hanya mengungkapkan bahwa pendaftaran SMP Al Azhar ditarik sebesar Rp 300 ribu. Penerimaan baru untuk tahun ajaran 2018/2019 sendiri telah dilakukan sejak tahun lalu, tepatnya tanggal 5-30 November 2017 (PMB SD Internal) dan 1-31 Desember 2017 (PMB SD Eksternal).

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, SMP Al Azhar membagi biaya pendidikan berdasarkan beberapa kategori, yakni kelas akselerasi (4 semester bilingual), kelas bilingual 6 SKS (asal Sekolah Al Azhar), dan kelas bilingual 6 SKS (asal sekolah mitra Al Azhar atau sekolah lain). Adapun rincian biaya masuk untuk kelas akselerasi sekitar Rp 35.665.000, kelas bilingual (asal Al Azhar) Rp 33.465.000, dan kelas bilingual (asal sekolah lain) sekitar Rp 34.465.000. Biaya tersebut sudah mencakup uang pangkal, SPP, uang jamiyyah, uang OSIS 1 tahun, foto, dan kartu pelajar.

Calon siswa yang hendak masuk SMP Al Azhar pun harus memenuhi sejumlah berkas persyaratan dan bersedia diobservasi meliputi lulus Tes Potensi Akademik dengan ketentuan lolos kriteria Penilaian Acuan Norma (PAN) dan lulus tes agama, khususnya tes membaca Alquran minimal Iqro 6.

Loading...