Pelayanan Terus Ditingkatkan, Berapa Tarif Penyeberangan Padang Bai – Lembar?

Tarif, penyeberangan, pelabuhan, Padang Bai, Lembar, Bali, Lombok, penumpang, dewasa, anak, kendaraan, golongan, I, II, persen, jalur, darat, laut, kombinasi, Gapasdap, fasilitas, pantai, transportasi, akomodasi, kapal, kasur, sewa, gratis, jenis, moda, liburan, travelling, Nusa Tenggara Barat, pelayanan,Pelabuhan Padang Bai dari ketinggian (Skygrapher: Sherpa Jose)

Deburan ombak pantai yang indah, pulau yang masih bersih dan alami, serta masyarakat yang ramah merupakan salah satu daya tarik tersendiri bagi Indonesia. Hal-hal tersebut bisa diperoleh dari berbagai wisata di Indonesia seperti Bali. Namun jika sudah bosan mengunjungi Pulau Dewata dan ingin menikmati sensasi liburan yang lain, tak ada salahnya sedikit ke timur, yaitu ke Pulau Lombok. Dengan kelebihan relatif lebih sepi daripada Bali membuat para pecinta pantai akan segera travelling ke pulau ini.

Beberapa tahun yang lalu, beberapa wisatawan mungkin akan malas berkunjung ke Lombok karena belum adanya dan akomodasi yang memadai dan juga harga penyeberangan ke pulau tersebut relatif mahal. Namun sekarang ini, Lombok menjadi tujuan wisata andalan di Nusa Tenggara Barat (NTB). Dengan fasilitas lengkap dan pantai yang terawat tak akan kalah dengan dengan keindahan Pulau Dewata Bali.

Jika Anda sedang berada di Bali dan ingin melanjutkan perjalanan ke Pulau Lombok, ada beberapa alternatif transportasi yang bisa digunakan. Anda bisa memilih darat, kombinasi dengan , atau bisa lewat jalur udara. Keduanya tentu memiliki kelebihannya masing-masing.

Ada beberapa moda transportasi yang bisa digunakan untuk menuju Pulau Lombok. Salah satunya melalui Padang Bai, salah satu di Pulau Bali yang biasanya digunakan untuk menyeberang ke Pulau Lombok. Nantinya penumpang akan sampai di Lembar, Lombok.

Per Mei 2017, tarif penyeberangan Pelabuhan Padang Bai – Lembar resmi naik. Berdasarkan data, penyesuaian atau kenaikan tarif penumpang rata-rata 7,89 persen. Penumpang dewasa yang tadinya dikenakan Rp 41.000 menjadi Rp 44.000. Sementara penumpang anak-anak yang tadinya dikenakan Rp 26.000, kini menjadi Rp 28.200.

Sementara tarif rata-rata naik 6,59 persen. golongan I tidak naik, tetap Rp 60 ribu. golongan II dari yang tadinya Rp 116.000, naik menjadi Rp 125.600. golongan III dari yang tadinya Rp 230.000, naik menjadi Rp 248.000 dan seterusnya.

Dengan kenaikan tarif ini diungkapkan Sudarta salah satu pengurus Gapasdap Lembar atau pelaku usaha penyeberangan mengatakan, akan dibarengi dengan peningkatan pelayanan. Berdasarkan diskusi dengan pengurus atau pengusaha penyeberangan lainnya, fasilitas di atas akan digratiskan.

Tidak akan ada lagi kasur-kasur sewa, semua gratis termasuk ruangan-ruangan. Kemudian dipastikan pula gayung akan ada di seluruh kamar mandi. Gapasdap Lembar dengan tim akan rutin melakukan pemeriksaan di kapal-kapal berkaitan dengan itu. Termasuk ketersediaan tawar. “Kalau ada kursi yang tidak layak, lapor ke kami. Rencananya akan ditempatkan kotak saran juga di setiap kapal,” jelasnya kepada Radar Lombok.

Sementara itu, Kabid Keselamatan dan Navigasi KSOP Lembar Syahwin Hamid berharap ada perbaikan pelayanan menyeluruh terhadap penumpang. Misalnya saja penumpang diajarkan menggunakan jaket pelampung. “Kemudian yang paling penting, jumlah jaket pelampung harus sama dengan jumlah penumpang, jumlah penumpang 50, maka jaket pelampung harus ada 50 juga,” tandasnya.

Loading...