Pegawai Negeri di Melaka Wajib Lulus Tes Bahasa Inggris Jika Ingin Promosi

Malacca's Chief Minister Datuk Seri Idris Haron.

Ketua Menteri Melaka, Datuk Seri Idris Haron, menyayangkan mayoritas pejabat tinggi di bagian itu yang ternyata kurang fasih berkomunikasi dalam bahasa , meski merupakan lulusan dari universitas ternama. Karena itu, ia pun mengambil kebijakan dengan mewajibkan para pejabat dan pegawai negeri sipil untuk menghadiri kelas bahasa dan lulus ujian jika ingin memperoleh promosi jabatan.

“Kami telah bekerja sama dengan sebuah universitas lokal untuk mengadakan kursus bahasa Inggris secara intensif dan disusul ujian setelah enam bulan,” ujarnya. “Mengetahui bahwa mereka (para pegawai negeri sipil) tidak bisa berbicara dalam bahasa Inggris adalah hal yang mengerikan. Mereka harus belajar lebih keras lagi.”

Menurut Idris, belajar bahasa Inggris sangat penting bagi para pejabat di Melaka untuk bisa berkomunikasi dengan asal , , maupun . “Kurangnya kemampuan berbahasa Inggris tidak baik untuk citra Melaka sebagai tempat tujuan ,” sambung Idris.

“Tidak ada pilihan lain selain meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris jika ingin menarik lebih banyak lagi wisatawan dan investor asing,” tambahnya. “Jika kami mengabaikan bahasa Inggris sebagai bahasa , investor akan enggan menoleh kepada kami.”

Nantinya, bahasa Inggris juga akan dijadikan bahasa kedua dalam administrasi negara, terutama yang berkenaan dengan investasi asing dan pariwisata. “Akan sangat mengecewakan jika pegawai negeri sipil yang memegang posisi kunci hanya berdiri membisu ketika disodori pertanyaan dalam bahasa Inggris,” pungkas Idris.

Loading...