Peduli Terhadap Kreativitas Generasi Muda, Biaya Sekolah British International School Jakarta Mulai Rp 46 Jutaan

Para siswa British Internasional School Jakarta di perpustakaan (sumber: pcplus.co.id)Para siswa British Internasional School Jakarta di perpustakaan (sumber: pcplus.co.id)

Jika berbicara tentang lembaga , Jakarta merupakan salah satu kota di mana terdapat banyak sekolah . Umumnya kegiatan mengajar di sekolah internasional dilakukan dengan menggunakan Inggris. Sistem, , dan predikat internasional itulah yang menyebabkan pendidikan di sekolah tersebut tak bisa dibilang murah.

Meskipun begitu, sekolah internasional tetap saja memiliki banyak peminatnya. Dari sekian banyak sekolah internasional di Jakarta, salah satunya adalah British International School Jakarta. British School Jakarta (BSJ) adalah sekolah internasional warisan Kerajaan Inggris untuk -anak dari seluruh dunia berusia 3 hingga 18 tahun. Sekolah ini berada sejauh kira-kira 7 km sebelah barat daya Jakarta, dibangun di atas lahan dengan luas sekitar 18 hektare.

Jika Anda berminat menyekolahkan putra putri di lembaga pendidikan ini, sebaiknya ketahui dulu berapa biaya yang dibutuhkan. Perhitungan biaya sekolah di BSJ meliputi biaya sekolah, buku sekolah, alat tulis, kunjungan ke tempat tertentu, perjalanan tahunan, dan biaya untuk setiap jenjang, dan biaya ujian International Baccalaureate.

Untuk tahun ajaran 2018/2019, biaya sekolah dibedakan berdasarkan tingkatan. Di tingkatan 1 hingga tahun 11, Anda bisa memilih membayar dengan sistem termin dalam periode setiap tahun sekali. Nominal biaya sekolah per term mulai dari Rp 46.447.000, jika per tahun, biayanya sekitar Rp 126.882.000.

Selanjutnya, di tahun 12 dan 13, Anda harus membayar biaya sekolahnya per tahun. Biayanya sebesar Rp 306.400.000. Informasi lebih lengkapnya Anda bisa melihatnya di situs resmi British School Jakarta.

Selain berkaitan dengan pendidikan di sekolah, BSJ juga peduli terhadap kreativitas generasi muda. Dengan mengangkat tema Aspiring to Inspire, BSJ mengadakan Inspire Me (IME) Conference. Acara tersebut diharapkan bisa memberikan kontribusi terhadap pengembangan generasi muda untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan jiwa kreatif agar mampu bersaing di masa depan.

Presiden IME Conference, Elaine Kusuma mengungkapkan, generasi muda Indonesia saat ini banyak yang sudah berkontribusi untuk dengan cara berinovasi dan berkreativitas.

“Edukasi masa kini sudah lebih baik, terlebih teknologi juga sudah berkembang dengan pesat. Saya pikir, pemuda Indonesia sudah cukup termotivasi untuk menjadi yang terbaik untuk dirinya sendiri sehingga bisa berkarya dengan baik di bidangnya masing-masing,” ujar Elaine.

Selain itu, Elaine juga menjelaskan bagaimana pemuda-pemudi Indonesia harus bisa bertahan di tengah revolusi bidang industri atau dikenal juga dengan 4th Industrial Revolution.

“Untuk bisa survive dari gencarnya perkembangan zaman seperti sekarang ini, kita harus bisa menantang diri sendiri untuk terus menjadi yang terbaik dan harus selalu bisa menyelesaikan masalah dengan solusi terbaik. Saya pikir itu modal penting untuk bisa terus berkembang,” tutur Elaine kembali.

Sependapat dengan Elaine, beberapa bintang tamu seperti Andovi da Lopez dan Jovial da Lopez juga menekankan pentingnya bagi generasi muda untuk selalu mencoba dan pantang menyerah. “Sebagai generasi muda, kita harus terus berinovasi dan berkarya di bidang yang kita sukai. Jangan selalu money oriented, tapi kita harus tulus dulu dalam berkarya,” ujar Andovi.

Loading...