Pasca Penolakan SEC, Harga Bitcoin Jatuh ke Level USD 1.098

Securities and Exchange Commission (SEC) telah menolak pengajuan pendaftaran dalam perdagangan di . Penolakan SEC tersebut membuat digital ini .

Cameron dan Tyler Winklevoss sudah berusaha selama lebih dari 3 tahun untuk meyakinkan SEC menyetujui Bitcoin ETF ke AS. Akibat penolakan tersebut, harga Bitcoin pun turun 18 persen dalam perdagangan sebelum mengalami rebound tipis. Bitcoin terakhir diperdagangkan turun 7,8 persen ke level USD 1.098 atau sekitar Rp 14.664.888.

Bulan ini Bitcoin telah mencapai rekor hingga USD 1.300 atau setara dengan Rp 17.362.800. Bahkan pencapaian tersebut sanggup mengalahkan harga 1 ons emas. Pasalnya investor sempat berspekulasi bahwa perdagangan mata uang digital tersebut bisa merayu lebih banyak orang untuk membeli aset.

Bitcoin sendiri dirancang sebagai mata uang virtual yang dapat digunakan untuk memindahkan uang di seluruh dunia dengan cepat dan relatif tak bisa dilacak serta tak memerlukan kewenangan pusat seperti bank atau .

Akan tetapi, kehadiran bitcoin telah memberikan sejumlah risiko baru bagi investor berupa pelanggaran keamanan besar-besaran. “Berdasarkan catatan sebelumnya, komisi percaya bahwa pasar yang signifikan untuk Bitcoin tidak diatur,” ujar SEC.

“Komisi mencatat bahwa Bitcoin masih dalam tahap yang relatif awal perkembangannya dan bahwa dari waktu ke waktu aturan perdagangan Bitcoin untuk taraf yang lebih signifikan bisa berkembang.”

Pihak SEC sendiri mempertanyakan dan khawatir tentang bagaimana dana akan bekerja dan apakah Bitcoin bisa dihargai dan diperdagangkan secara efektif. “Kami memulai perjalanan ini hampir empat tahun yang lalu, dan bertekad untuk melihat perkembangannya. Kami setuju dengan SEC bahwa regulasi dan pengawasan penting untuk kesehatan setiap pasar dan keselamatan semua investor,” ujar Tyler Winklevoss, CFO Digital Asset Services.

Alhasil keputusan ini tentunya mengecewakan para pendukung Bitcoin. “Bagaimana kita mengembangkan pasar dengan baik dan pasar yang teratur di AS dan Eropa jika inovator keuangan tidak diperbolehkan untuk membawa produk ke pasar yang permintaan domestik terhadap mata uang digital seperti Bitcoin mengalami pertumbuhan?” kata Jerry Brito, Direktur Eksekutif kelompok advokasi Coin Centre.

Sementara itu Kepala Riset di Blockchain Capital, Spencer Bogart memprediksi jika harga bitcoin bisa jatuh hingga 20 persen, namun kepemilikan dalam jangka panjangnya akan terus berlanjut.

Loading...