Pasca Libur Waisak, Rupiah Menguat 11 Poin ke Rp 13.335/USD

Jakarta dibuka 11 poin atau 0,08 persen ke level Rp 13.335 per AS pada awal pagi hari ini, Jumat (12/5). Pada sebelum libur Waisak, rupiah ditutup melemah 0,05 persen atau 7 poin ke posisi Rp 13.359 per AS usai diperdagangkan pada rentang angka Rp 13.346 hingga Rp 13.373 per AS.

Sedangkan indeks dolar AS yang mengukur pergerakan the greenback terhadap mata uang utama terpantau turun 0,06 persen ke 99,614 pada akhir perdagangan Kamis atau Jumat pagi WIB walaupun ekonomi Amerika Serikat dilaporkan .

Menurut para , dolar AS sedang tertekan di tengah kekhawatiran yang ditimbulkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pasca memecat Kepala Biro Penyelidikan Federal (FBI), James Comey secara mendadak. Meski demikian prospek dolar AS diprediksi masih bersinar lantaran data positif yang memperkuat spekulasi pasar terkait kenaikan The Fed pada bulan Juni 2017 mendatang.

Menurut Agus Chandra, Research & Analyst Monex Investindo Futures, mata uang Garuda masih berpeluang untuk menguat. Penguatan rupiah akan ditopang sejumlah sentimen dalam negeri seperti rilis data neraca perdagangan April.

Senada, Rully Arya Wisnusubroto, Analis Pasar Uang Bank Mandiri juga memperkirakan jika rupiah bisa melanjutkan penguatannya pada perdagangan akhir pekan ini. Pasalnya pengaruh vonis penjara 2 tahun atas Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diharapkan sudah reda pengaruhnya terhadap rupiah.

“Dengan kondisi fundamental yang positif, pertumbuhan ekonomi dalam negeri kuartal II-2017 diharapkan lebih baik dari kuartal pertama,” ungkap Rully. Para analis juga menilai jika sentimen akan berkurang usai pemilihan umum (pemilu) Presiden Perancis.

Loading...