Pasca Libur Lebaran, Rupiah Dibuka Menguat Tipis 2 Poin

rupiah - www.voaindonesia.comrupiah - www.voaindonesia.com

Jakarta mengawali perdagangan pagi hari ini, Jumat (22/6) dengan penguatan tipis sebesar 2 poin ke posisi Rp 14.100 per AS. Kemarin, Kamis (21/6), Garuda berakhir anjlok 170 poin atau 1,22 persen ke level Rp 14.102 per USD setelah diperdagangkan pada kisaran angka Rp 13.263 hingga Rp 14.213 per AS.

Sementara itu, indeks dolar AS yang mengukur pergerakan the terhadap sejumlah mata uang utama terpantau melemah di akhir perdagangan Kamis atau Jumat pagi WIB. Indeks dolar AS ditutup melemah 0,28 persen ke level 94,862. Di pembukaan perdagangan hari ini, Jumat (22/6), indeks dolar AS dibuka turun 0,01 persen ke posisi 94,849.

Menurut Analis Monex Investindo Futures Putu Agus Pransuamitra, rupiah saat ini masih tertekan oleh optimisme para petinggi terhadap prospek Amerika Serikat. Oleh sebab itu para pelaku kini banyak yang mengalihkan asetnya ke dolar AS.

Senada, ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan bila Amerika Serikat kini lebih optimis dengan rencana kenaikan suku bunga acuan sebanyak 2 kali. Terlebih karena tingkat pengangguran AS juga diperkirakan lebih rendah dari sebelumnya. “Alhasil, sejak menaikkan suku bunga, indeks dollar sudah menguat 1,8%,” ungkap Josua, seperti dilansir Kontan.

Setelah libur panjang Lebaran ini, banyak analis yang memprediksi jika pergerakan mata uang Garuda cenderung positif. Seperti dilaporkan Bisnis, Direktur Utama PT Garuda Berjangka, Ibrahim memprediksi jika nilai tukar rupiah pasca Lebaran berkisar di angka Rp 13.800 hingga Rp 14.000 per dolar AS. Perkiraan tersebut ditunjang dari bakal dirilisnya sejumlah yang akan memberi sentimen positif bagi rupiah.

Pihak Bank (BI) pun masih aktif melakukan intervensi demi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Josua memprediksi nilai tukar rupiah hari ini bergerak pada rentang Rp 14.050 – Rp 14.150 per dolar AS. Sedangkan perkiraan Putu berada di angka Rp 14.040 – Rp 14.135 per dolar AS.

Loading...