Pasca Dilantik Jadi Menhub, Budi Karya Siap Benahi Transportasi

Jakarta – Pasca resmi dilantik menjadi Perhubungan yang baru menggantikan Ignasius Jonan, Budi Karya Sumadi telah diberikan tugas besar oleh untuk memperbaiki 3 moda di Indonesia, mulai dari darat, laut, maupun udara.

Budi mengungkapkan bahwa Presiden Jokowi tak hanya meminta dirinya memperbaiki konektivitas transportasi yang telah ada, tetapi Budi juga diminta untuk menggunakan pemangku kepentingan pada bidang transportasi.

“Stakeholder itu adalah nomor satu. harus mendapatkan yang maksimal,” ujar Menhub, Budi Karya Sumadi, Rabu (27/7).

Menurutnya, sistem birokrasi yang ada dalam kementerian dan operator transportasi juga wajib diperbaiki dan dimanfaatkan secara maksimal demi memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.

Nantinya, pengelolaan birokrasi yang ada harus fokus pada kebutuhan masyarakat agar prosesnya dapat diawasi secara jelas dan faktual sesuai keadaan di lapangan.

“Kita menerapkan bagaimana manajemen birokrasi kita kelola dengan lebih baik menjadi manajemen birokrasi yang berbasis atau berorientasi kepada masyarakat,” ungkap Budi Karya Sumadi di Istana Negara, Jakarta.

Meski pihaknya merasa siap untuk mengemban tugas dan melanjutkan proyek kerja dari menteri terdahulu, Budi Karya Sumadi telah melakukan evaluasi mengenai kekurangan yang ada dalam kementerian perhubungan. Menurut Budi, kekurangan utama dari kementerian perhubungan masih berkaitan dengan faktor sumber daya manusia dan juga yang masih belum memadai.

“Kami akan melakukan terobosan baru. Itu suatu format yang sudah biasa saya lakukan,” kata Budi Karya Sumadi.

Usai pelantikan, Budi juga membeberkan apa saja 2 arahan penting yang dituturkan oleh Presiden Joko Widodo sehubungan dengan tugasnya dalam kementerian perhubungan.

“Pertama berkaitan memperbaiki konektivitas di laut, udara, darat, dan . Kemudian, bagaimana kami memberdayakan dan menghargai stakeholder. Kedua soal birokrasi. Bagaimana kita memanage supaya lebih tangguh. Operator juga bagaimana bisa diberdayakan supaya mereka yang melakukan pekerjaan. Kami lakukan manajemen terhadap operator itu,” pungkas Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

Budi Karya Sumadi sebelumnya merupakan Direktur Utama Angkasa Pura II Jakarta. Ketika masih menjadi Dirut Angkasa Pura II Jakarta, Budi berhasil memimpin proses Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta.

Loading...