Pangsa Pasar Luas, Bisnis Telur Asin Hasilkan Pendapatan Hingga Rp 10 Juta per Bulan

Telur asin

telur asin memang tak pernah sepi, pasalnya telur asin memang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Tak ayal jika telur asin pun mempunyai prospek yang cukup cerah. Dengan mengasinkan telur juga sekaligus jadi salah satu teknik bagi para peternak telur untuk memperkecil kerugian.

Ketika telur bebek sedang melimpah dan tak seluruhnya terjual ke pasar, maka para peternak biasanya akan mengubah telur-telur tersebut menjadi telur asin. “Jadi mengolah telur yang tidak terjual menjadi telur asin, dapat mencegah rusaknya telur. Selain itu juga memberikan nilai tambah bagi peternak,” kata Ir. Ni Made Yudiastari, M.Si., dosen Fakultas Pertanian, Program Studi Peternakan, Universitas Warmadewa.

Berbisnis telur asin tergolong menguntungkan lantaran peminatnya yang memang cukup banyak. “Ketimbang makan telur rebus biasa, banyak orang lebih memilih telur asin. Telur bebek rasanya lebih amis ketimbang telur ayam, sehingga kalau hanya direbus tidak banyak yang menyukainya berbeda dengan telur asin yang rasanya lebih enak,” paparnya.

“Telur bebek yang telah diolah menjadi telur asin nilai jualnya meningkatkan dari Rp 2.000 menjadi Rp 3.000 hingga Rp 3.500 per butir. Selain itu daya tahannya juga menjadi lebih lama,” imbuhnya.

Beberapa pengusaha telur asin seperti Rini, warga Dusun Gempol, Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang juga merasakan keuntungan dari menggeluti bisnis telur asin sejak tahun 2014 lalu. “Pangsa pasar telur asin sangat luas mulai tengkulak hingga pasar tradisional,” kata Rini. Meskipun telur asin relatif mahal, Rini yakin jika telur asin akan tetap dicari konsumen lantaran telur asin juga menjadi salah satu kebutuhan untuk bisnis .

Hal yang sama dialami oleh Arbak Royan, peternak asal Wonogiri, Jawa Tengah. Setiap minggu bebek ternaknya sanggup menghasilkan sekitar 1.000 butir telur. Jika mentah, harganya hanya berkisar Rp 1.300 per butir. Alhasil, Arbak mengolahnya jadi telur asin dan sukses meraup pendapatan sekitar Rp 10 juta per bulan.

Saat ini di Desa Sedayu, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah setidaknya terdapat 7 keluarga yang merintis usaha pembuatan telur asin. “Sentra usaha telur asin ini, mendapat pendampingan dari program keluarga harapan (PKH) yang dicanangkan Kementerian Sosial,” tandas Arbak.

Loading...