Pamor Meroket, Harga Buah Ciplukan Tembus Rp500.000/Kg

Buah Ciplukan - www.caramembuatmu.comBuah Ciplukan - www.caramembuatmu.com

Pamor ciplukan, yang dulunya sering dikenal sebagai liar dan tidak punya , kini memang sedang meroket. Pasalnya, yang punya rasa kecut-manis dan berwarna hijau-kuning ini dianggap memiliki khasiat untuk meredakan berbagai macam penyakit, termasuk menurunkan kadar kolesterol. Karena itu, tidak mengherankan jika kemudian ciplukan di saat ini bisa menembus angka Rp500 ribu per kilogram.

Buah ciplukan juga disebut dengan nama morel berry di Inggris, ceplukan di Jawa, cecendet di Sunda, keceplokan di Bali, dan leletokan di Minahasa. Di balik tampilannya yang tidak ‘menjanjikan’, buah asli Amerika ini ternyata mengandung banyak zat bermanfaat seperti karbohidrat, lipid, mineral, dan vitamin. Masyarakat pun ada yang menggunakannya untuk meredakan bisul, luka, konstipasi, hingga masalah pencernaan.

Pamor buah ciplukan sontak membuat Juwita, salah satu buah ini, pun seperti ketiban rezeki. Merintis usaha menjual buah ciplukan sejak tahun 2015 lalu, ia kini mengaku sudah bisa mengantongi laba hingga Rp30 juta per bulan, salah satunya karena memasok ke berbagai swalayan seperti Rezeki Market, All Fresh, Total Buah, Jakarta Fruit, dan Koki Mart.

“Usaha saya menjual buah ini memang tidak langsung berbuah manis dan sempat pasang surut,” katanya seperti dikutip Tirto. “Pada tahun 2016, saya lebih dulu menjajakan ciplukan di salah satu daerah Sumedang. Tetapi, saat itu sama sekali tidak lalu padahal harga jualnya masih Rp5.000 per 120 gram atau enam kali lebih dibandingkan harga saat ini.”

Ketika itu, ia menambahkan bahwa hanya mampu meraup untung Rp100 ribu per bulan. Namun, wanita 27 tahun ini tidak patah arang dengan mencoba peruntungan berjualan secara online. Buah ciplukannya ditawarkan dengan harga Rp150.000 per kilogram. “Sambil berjualan, saya memberi pemahaman tentang manfaat dan rasa ciplukan kepada calon pembeli,” sambungnya.

Saat ini, harga buah ciplukan memang semakin meroket seiring meningkatnya pemahaman masyarakat akan khasiat buah tersebut. Di pasaran, satu kemasan berisi 100 gram kini dijual dengan harga Rp30.000. Sementara, harga jual per kilogramnya berkisar Rp250.000 hingga Rp500.000, dan harga per bijinya mencapai Rp13.000.

Loading...