Pamor Mendunia, Kopi Flores Dijual Rp250 Ribu per Kg

Perkembangan budaya minum di Indonesia yang tumbuh pesat, ditandai maraknya kedai , berimbas positif pada ragam atau biji kopi nasional. Dan, salah satu kopi khas yang saat ini memiliki pamor hingga mendunia adalah kopi .

Kopi Flores dihasilkan di dua daerah, yaitu di Bajawa dan Manggarai. Kopi ini merupakan kopi arabika yang ditanam di ketinggian 1.300 meter di atas permukaan laut. “Kopi Flores Bajawa punya rasa yang bold, nutty, dan cokelat yang manis. Sementara, kopi Flores Manggarai umumnya manis dan lebih banyak citarasa buah,” ujar Barista Kopi Smith di Jakarta Selatan, Muhammad Aga.

Sementara itu, menurut Ketua Asosiasi Kopi Spesialis Indonesia, Syafruddin, kopi Flores memiliki citarasa flowery, lemony, nutty, velvet body, dan fruity notes. “Karena karakter itulah, kopi Flores memiliki potensi yang besar,” tuturnya.

Pamor mendunia kopi Flores dapat dibuktikan dengan catatan pesanan di awal 2016 yang masuk ke Asosiasi Petani Kopi Manggarai (Asnikom) mencapai 24 ton. Sebelumnya, di tahun 2015, pesanan melalui Asnikom mencapai hampir 100 ton. Pesanan tersebut datang dari kopi di dan Jerman, serta sejumlah kafe di Jakarta, Bali, dan Surabaya. Bahkan, pada tahun 2011 silam, AS pernah memesan hingga 1.000 ton kopi arabika Flores.

Saat ini, biji kopi Flores mentah dipasarkan dengan kisaran Rp250.000 per kilogram. Sementara, kopi Flores Bajawa dengan Rp65.000 per 250 gram, dan mulai Rp59.000 untuk ukuran 200 gram.

Loading...