Paling Sering Menggunakan Material Porcelain, Biaya Pasang Crown Gigi Geraham Terbilang Variatif

biaya, crown, gigi, geraham, pemasangan, harga, di, klinik, rumah, sakit, swasta, praktik, pribadi, perawatan, saraf, material, porselain, kekuatan, tahun, resin, akrilik, pasien, kebersihan, mulut, karies, logam, dalam, belakangOperasi gigi di rumah sakit

Crown gigi merupakan salah satu gigi palsu yang dipasangkan untuk menggantikan gigi yang patah, lubang, atau keropos. Disebut dengan crown karena gigi yang digantikan adalah mahkota gigi yang rusak. Crown gigi sendiri tidak menggantikan akar gigi , sehingga tidak perlu dicabut. Tetapi, akar gigi harus tetap kuat.

Salah satu crown gigi yang bisa diganti adalah gigi geraham. Gigi yang berada pada bagian dalam dan belakang dari susunan gigi itu digunakan untuk mengunyah. Biasanya, jika tidak dirawat dengan baik seperti tidak rajin menggosok gigi, bisa menjadikan gigi geraham berlubang.

Apabila Anda menemukan gigi geraham keropos, sebaiknya segera konsultasikan ke gigi. Mungkin saja, Anda tidak perlu mencabut gigi, tetapi bisa diatasi dengan melakukan pemasangan crown gigi geraham. Estimasi pasang crown gigi geraham bisa saja berbeda dari atau rumah satu dengan lainnya. Di klinik swasta di Jakarta Selatan, biayanya sekitar Rp 3 juta hingga Rp 4 jutaan.

Pemasangan crown gigi mungkin tidak akan dilakukan dalam sekali kunjungan. Pasien perlu melakukan beberapa kali kunjungan (mungkin sekitar 3-4 kali), tergantung kondisi gigi. Setelah dilakukan pemasangan, tentu Anda harus merawatnya dengan cara yang telah dianjurkan.

“Disarankan untuk mencari informasi mengenai biaya gigi. Selain di rumah sakit, klinik swasta, dan praktik pribadi, universitas atau kampus yang memiliki Fakultas Gigi biasanya juga mempunyai untuk melakukan hampir semua perawatan gigi. Biayanya lebih murah karena dikerjakan oleh dokter muda di bawah pengawasan dosen dokter gigi,” ucap drg. Callista Argentina.

Pada beberapa kasus, ada sejumlah pasien yang mengalami karies sehingga diambil tindakan pemasangan crown, menjalani beberapa tahapan sebelum memasang crown gigi. Dimulai dari tambal sementara. Kemudian, tambal semi permanen. Setelah itu, baru gigi dibuatkan crown dan dipasang.

Menurut drg. Martha Mozartha, “Apabila gigi sebelumnya sudah terasa sakit secara spontan dan karies sudah mencapai pulpa, harus dilakukan perawatan saluran akar terlebih dahulu, baru setelah itu dibuatkan crown. Jenis material yang digunakan paling banyak untuk pembuatan crown adalah metal porcelain.”

“Pembuatan crown mengharuskan gigi yang bersangkutan diasah sebagai tempat untuk mahkota tiruannya nanti. Selain metal porcelain, ada juga jenis crown all porcelain, di mana tidak ada logam di bagian dalam/belakang mahkota,” sambung drg. Martha Mozartha.

Menurutnya, all porcelain crown juga dapat menyebabkan gigi yang berlawanan lama-lama menjadi aus. Pada intinya, mahkota tiruan adalah restorasi pilihan pada gigi dengan kerusakan mahkota berat dan tidak lagi dapat ditambal dengan bahan tambal biasa. Secara estetik baik sekali terutama yang menggunakan material porcelain/metal porcelain dan kekuatannya relatif paling baik dibanding mahkota dari bahan resin akrilik atau komposit. Namun, untuk dapat bertahan lama (crown dapat bertahan hingga mencapai 10 tahun), dibutuhkan skill dari dokter gigi dan kedisiplinan pasien dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut.

Loading...