Paket Kebijakan XI Rilis, Rupiah Masih Berkubang di Teritori Merah

Jakarta – Rupiah kembali ditutup melemah pada akhir sore ini. Tergelincir 52 poin dari posisi penutupan di hari sebelumnya, Rupiah mendarat di level Rp 13.395 per Dolar AS pada penutupan Selasa (29/3). Sebaliknya, Indeks Harga Gabungan () justru berhasil merapat ke teritori hijau.

Laju Rupiah dipastikan masih terpengaruh sentimen negatif sehubungan dengan kabar bahwa membuka peluang kenaikan suku bunga pada April 2016. Seperti diketahui, belum lama ini petinggi mengungkapkan kemungkinan kenaikan Fed Fund Rate pada pertemuan 26-27 April 2016 nanti.

“Dolar AS karena ekspektasi The Fed mau menaikkan suku bunga,” ujar Octavianus Marbun, Analis PT Waterfront Securities Indonesia, ketika ditanya oleh wartawan (29/3).

XI yang mulai dirilis pada pukul 13.30 WIB, hari ini, juga belum banyak mempengaruhi gerak Rupiah. Dalam tersebut, dibahas beberapa poin penting, yakni menyangkut Kredit Usaha Rakyat () yang berorientasi , dana investasi real estate (DIREI), percepatan bongkar muat barang di pelabuhan atau dwelling time, serta pengembangan industri farmasi dan alat kesehatan.

Prediksi Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Rangga Cipta bisa jadi meleset kali ini. Dalam hasil risetnya, Rangga memperkirakan Rupiah akan menguat terhadap Dolar AS karena mendapat dorongan sentimen dari rilisnya paket kebijakan XI dan pemangkasan harga BBM.

“Hari ini diumumkannya paket kebijakan XI, serta pemangkasan harga BBM lanjutan bisa mengurangi tekanan pelemahan rupiah,” kata Rangga dalam risetnya yang diterima pagi tadi.

Loading...