Otot Mengendur, Kurs Rupiah Turun 12 Poin di Awal Selasa

Rupiah - m.harianjogja.comRupiah - m.harianjogja.com

kembali terperosok ke zona merah pada awal perdagangan Selasa (7/8) ini. Seperti dipaparkan Index, Garuda membuka transaksi dengan melemah 12 poin atau 0,08% ke level Rp14.490 per AS. Sebelumnya, spot sempat ditutup menguat 20 poin atau 0,14% di posisi Rp14.478 per AS pada akhir Senin (6/8) kemarin.

Pada awal pekan kemarin, mata uang NKRI mampu berakhir di zona hijau karena didukung sentimen internal. Pertumbuhan pada kuartal kedua 2018 dilaporkan mencapai angka 5,27%, naik dibandingkan kuartal pertama yang sebesar 5,06%, sekaligus menjadi pertumbuhan ekonomi tertinggi sejak tahun 2015 lalu.

“Penguatan rupiah kemarin mayoritas dipengaruhi sentimen internal, yaitu pertumbuhan Produk Bruto (PDB) kuartal kedua. Capaian tersebut merupakan pertumbuhan ekonomi tertinggi sejak 2015,” ujar analis Monex Investindo Futures, Dini Nurhadi Yasyi, dilansir Kontan. “Selain itu, data internal lain yang mendukung adalah kepercayaan bisnis di kuartal kedua yang cukup baik di 112,82.”

Untuk perdagangan Selasa ini, Dini memproyeksikan rupiah masih akan menguat apabila belum ada langkah pergerakan yang pasti dari masalah perang dagang antara AS dan China. Saat ini, diketahui bahwa AS dan China masih sebatas saling mengancam. Kenaikan AS ke China sebesar 25% belum disahkan dan belum disebutkan juga kapan akan mulai berlaku.

Sementara itu, dari , pound sterling tetap bergerak lebih rendah pada Selasa pagi WIB, setelah jatuh ke level terendah dalam 11 bulan terhadap dolar AS pada Senin malam, karena kekhawatiran atas Brexit. Di sisi lain, ketegangan perdagangan AS dan China yang makin memanas mendukung pergerakan .

Dilansir Reuters, mata uang Inggris Raya merosot hingga 1,2920 per dolar AS pada tadi malam, atau posisi terendah sejak awal September tahun lalu dan terakhir terpantau berada di posisi 1,2946 per dolar AS. Sementara itu, dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama lainnya diperdagangkan di level 95,245, tidak terpantau jauh dari posisi tertinggi satu tahun yang dicapai pada tanggal 19 Juli lalu.

Loading...