Optimisme Pasar Dorong Rupiah Menguat 72 Poin di Sesi Penutupan

Seperti diprediksi sebelumnya, pada Jumat (1/4) kembali melanjutkan tren penguatannya. Menurut Bloomberg Index pukul 15.59 WIB, mata uang Garuda ditutup di level Rp13.167 per dolar AS, 72 poin atau 0,54% dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp13.239 per dolar AS.

Pada sesi perdagangan pagi, rupiah dibuka menguat 32 poin atau 0,24% ke Rp13.207 per dolar AS. Kemudian, mata uang Garuda kembali terapresiasi 45 poin atau 0,35% ke Rp13.194 per dolar AS pada pukul 10.02 WIB usai dirilisnya Maret . Lalu jelang penutupan, tepatnya pukul 15.10 WIB, rupiah kembali melonjak 53 poin atau 0,40% ke Rp13.186 per dolar AS.

Menurut Head of Fixed Income Division PT Indomitra Securities, Maximilianus Nico Demus L., menguatnya rupiah sepanjang perdagangan didorong oleh naiknya . “Naiknya mendorong laju rupiah ke tren penguatan sehingga membangkitkan optimisme pasar,” jelas Nico.

Senada, Analis Riset Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, mengemukakan bahwa penguatan rupiah menunjukkan niat investor asing masuk ke Indonesia. “Namun meski terapresiasi, penguatan rupiah tidak terlalu signifikan,” ujarnya.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik () mengumumkan indeks pada Maret naik 0,19% dari bulan sebelumnya. Ekonomi Indonesia mencatatkan inflasi setelah membukukan deflasi (-0,09%) pada Februari.

Loading...