Ongkos Naik Haji Bakal Naik, Bagaimana dengan Tarif Umroh?

ongkos naik haji (ONH) - m.tempo.co

Sebelumnya, Agama Pusat dan Dewan Perwakilan Rakyat () RI Komisi VIII mengajukan kenaikan naik (ONH) sebesar 35,8% secara . Hingga kini rencana kenaikan biaya penyelenggaraan ibadah haji tersebut masih menanti keputusan presiden.

“Kami masih menunggu keluarnya kepres tersebut. Kami berharap awal April ini sudah ada keputusan agar tidak mepet. Karena pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji 2017 ini akan dilaksanakan Juli nanti,” kata Ahmad Fikri Firdaus, Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji dan Umroh Kemenag Kabupaten Bandung Barat, Minggu (26/3).

Apabila keputusan terkait ONH sudah keluar, maka para calon jemaah haji yang telah terdaftar wajib membayar selisih yang telah ditetapkan pemerintah. “Kenaikan diatur per zona, dari Aceh hingga Papua rata-rata kenaikan 34,8 persen. Kami (Jabar) kemungkinan di bawah 35,8 persen, kemungkinan Rp 200 ribu. ONH tahun lalu Rp 34.127.000 kalau naik sekitar Rp 200 ribu maka jadi Rp 34,3 atau 34,4. Tapi ini belum pasti keputusan tetap di Presiden,” jelasnya.

Menurut Fikri, kenaikan BPIH tergolong ajar, terutama karena penetapan biayanya bergantung pada kondisi harga dunia dan kondisi . Apalagi biaya haji dianggap masih lebih wajar dibandingkan biaya ibadah umrah.

“Jika dibandingkan dengan umroh dengan masa tinggal umroh paling lama 14 hari, biayanya ada yang mencapai Rp 40 juta. Sementara ibadah haji dengan masa tinggal 40 hari cuma membayar Rp 34,8 atau maksimal Rp 35 juta itu memiliki selisih cukup besar jadi wajar saja,” tandasnya.

Sebagai , pihak Kemenag menetapkan standar minimal biaya umrah sebesar USD 1.700 atau jika dirupiahkan sekitar Rp 22,6 jutaan. Di sejumlah biro perjalanan, tarif yang dikenakan untuk ibadah umrah berkisar mulai Rp 22,8 jutaan hingga Rp 45 jutaan, tergantung dari yang ditawarkan serta durasi ibadah di Tanah Suci.

Loading...