Omzet Menggiurkan, Tarif Laundry Sepatu Mulai Rp25 Ribuan

Tarif, bisnis, laundry, sepatu, pakaian, jasa, cuci, omzet, rupiah, peluang, usaha, langkah, prospek, keuntungan, mesin, sabun, pembersih, franchise, harga, kiloan, cleaner, shoes, repaint, cat ulang, mahasiswa, pekerja, mobilitas, profesi, pecinta, kiloan, baju, topi, konsumen, pengusaha, produk, fashion, tren, pelayanan, pemasaranIlustrasi: pengusaha laundry sepatu (sumber: hypeandstuff.com)

Mendengar istilah bisnis laundry, atau sebuah jasa pakaian mungkin sudah terdengar biasa, terlebih di zaman serba instan seperti saat ini. laundry ini sudah dikenal dan mulai memasuki daerah terpencil sekalipun. Namun, bisnis laundry sepatu mungkin masih belum banyak dikenal seperti layaknya bisnis pakaian lainnya.

Peluang usaha dari bisnis jasa cuci sepatu yang merupakan bisnis rumahan, dinilai cukup menjanjikan keuntungan. Hal tersebut tentunya tidak terlepas dari semakin padatnya tingkat mobilitas masyarakat, sehingga membutuhkan jasa pencucian, termasuk jasa cuci sepatu. Apabila bisnis laundry pakaian telah cukup banyak ditemukan di lingkungan sekitar tempat tinggal, maka beberapa orang terjun dalam bisnis ini dengan membuka usaha jasa cuci pada produk yang lebih spesifik, misalnya jenis usaha laundry sepatu.

Mencuci sepatu butuh teknik khusus. Berbeda dengan usaha laundry kiloan baju. Sepatu memerlukan sabun khusus dan sikat yang khusus pula. Ada juga jenis sepatu yang harus disikat ke arah kanan dulu baru ke kiri.

Kini, semakin marak pelaku usaha yang menawarkan jasa cuci sepatu. Salah satunya ialah Ade Suryanovi, owner Save My Shoes, ia mengatakan modal usaha jasa cuci sepatu miliknya sebesar Rp 2 juta.

“Bisnis cuci sepatu ini, saya buka 2,5 tahun yang lalu. Saat itu memang lagi tren bisnis cuci sepatu sampai saat ini pun bisnis cuci sepatu masih tren. Sebab pencinta sepatu makin lama makin banyak juga. Satu orang saja bisa punya lima sepatu, bahkan lebih, jadi memang untuk kita beri yang premium karena enggak semua orang bisa mengerjakan cuci sepatu sendiri,” ujarnya kepada Tribunnews.

Ade menjelaskan pihaknya menggunakan sabun khusus untuk mencuci sepatu konsumen agar tidak merusak sepatu tersebut. Ia menambahkan pihaknya juga menyediakan jasa repaint (cat ulang) dan recolour dengan proses pengerjaan tujuh hari sehingga sepatu tampak seperti baru kembali.

“Saya memang hobinya di sepatu, ibarat saya mendapat kesenangan tersendiri buat saya. Dalam berbisnis ini bukan uang saja yang saya dapatkan, melainkan dengan melihat sepatu konsumen yang senilai jutaan rupiah itu. Jadi suatu kebanggan pada kami karena konsumen mempercayakan sepatu mahalnya untuk dirawat di jasa kami,” ungkap Ade.

Ia menyadari persaingan bisnis cukup ketat, namun melalui pelayanan dan pemasaran yang baik dari Save My Shoes, pihaknya kini mampu memiliki konsumen dari berbagai kalangan. “Persaingan dan pemasaran mampu kami atasi seiring dengan berjalannya waktu. Dengan promosi mulut ke mulut, pengiklanan, media sosial dan pelayanan yang baik membuat konsumen merasa puas dan kembali menggunakan jasa kami,” tutur Ade.

Selain sepatu, pihaknya juga menerima jasa cuci tas dan topi. Dalam sebulan ia mampu meraup omzet Rp 3,5 juta hingga Rp 6 juta. laundry biasanya adalah para siswa, , pekerja kantoran, dan profesi lain yang kerap menggunakan sepatu untuk mobilitas sehari-harinya.

Sebagai informasi, jasa cuci sepatu dibanderol dengan mulai dari Rp25.000 hingga Rp70.000 per satu pasang sepatu. Harganya beragam karena ditentukan dari tingkat pencuciannya. Sedangkan untuk produk cleaner shoes atau pembersih sepatu, dihargai mulai dari Rp150.000 untuk ukuran botol 250 ml.

Loading...