Nyaris Keluar dari level 13.300, Rupiah Terdorong Kenaikan Harga Minyak

www.globalindonesianvoices.com

– Mengakhiri perdagangan sore (2/3), Garuda kembali tampil prima. Rupiah bertahan di zona hijau hingga perdagangan sore ini.

Dikutip dari Indeks Dolar Bloomberg, Rupiah kembali memantapkan posisinya dengan merangkak setinggi 45 poin atau sekitar 0,34% dari posisi penutupan di hari sebelumnya. Rupiah akhirnya tiba di level Rp 13.301 per Dolar AS, nyaris keluar dari level 13.300-an setelah sebelumnya ditutup pada level Rp 13.346/USD pada perdagangan Selasa sore (1/3).

Sebenarnya, pergerakan Rupiah sempat menembus level Rp 13.258 per Dolar AS pada kisaran perdagangan . Sayangnya, Rupiah kembali ke level 13.300-an menjelang penutupan perdagangan.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia mencatat penguatan Rupiah hingga mampir ke level Rp 13.314 per Dolar AS, lebih tinggi dari hari sebelumnya di level Rp 13.367 per Dolar AS.

Dikatakan oleh Rangga Cipta, Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia, Rupiah masih akan menguat dalam beberapa waktu ke depan seiring dengan tren pelemahan Dolar AS terhadap mata uang dunia lainnya. Hal ini sedikit berseberangan dengan kenyataan bahwa inflasi yang dirilis untuk bulan Februari lalu mengalami kenaikan dari bulan sebelumnya.

Tak hanya itu, dunia yang perlahan membaik juga memberikan dorongan signifikan bagi penguatan Rupiah.

‎”Dari eksternal, harga minyak yang konsisten naik akan terus memberikan dorongan penguatan ke Rupiah serta aset berdenominasi Rupiah lainnya,” ucap Rangga dalam hasil risetnya.

Loading...