Nonfarm Payroll AS Melonjak, Rupiah Drop di Awal Pekan

Rupiah harus melemah pada awal perdagangan Senin (4/2) ini - www.gatra.com

JAKARTA – Laporan nonfarm bulan Januari 2019 yang menunjukkan grafik melonjak membuat harus melemah pada awal Senin (4/2) ini. Menurut data Index, Garuda membuka transaksi dengan turun 2 poin atau 0,01% ke level Rp13.950 per dolar . Setelah itu, spot kembali terdepresiasi 15 poin atau 0,11% ke posisi Rp13.963 per dolar pada pukul 08.20 WIB.

Pada hari Jumat (1/2) waktu setempat, Biro Statistik AS melaporkan bahwa negara tersebut menambahkan 304.000 pekerjaan baru sepanjang Januari 2019, level tertinggi dalam 11 bulan, sekaligus melampaui prediksi ekonom sebesar 165.000 pekerjaan. Meski demikian, tingkat pengangguran naik ke level tertinggi 7 bulan sebesar 4%.

“Kami mengalami kenaikan tajam dalam berdasarkan kenaikan kuat dalam gaji serta laporan keseluruhan yang solid,” ujar ahli strategi FX di Credit Agricole, Eric Viloria, dilansir Reuters. “Tetapi, penurunan upah pekerjaan mungkin akan memperkecil peluang Federal Reserve untuk menaikkan dan itu telah menahan dolar AS.”

Laporan terbaru itu langsung membuat investor melakukan profit taking , sehingga harga logam mulia mengalami koreksi. Pada penutupan perdagangan Jumat waktu setempat, harga spot terkoreksi 3,27 poin atau 0,25% menjadi 1.317,98 dolar AS per troy ounce. Namun, tetap pada jalur untuk kenaikan minggu kedua didukung sinyal yang akan menghentikan kenaikan suku bunga mereka.

“Penurunan saat ini disebabkan oleh kombinasi laporan penggajian yang sangat kokoh, meskipun pemerintah AS ditutup, serta data manufaktur yang kuat dari AS,” kata kepala perdagangan derivatif logam mulia dan dasar di BMO, Tai Wong. “Emas juga memiliki kinerja yang baik pada minggu ini, melonjak di atas 1.300 dolar AS, sehingga ada sedikit aksi ambil untung di sini.”

Saat ini, pelaku pasar sedang menantikan rilis indikator ekonomi GB Construction PMI Januari 2019 yang konsesus proyeksikan akan turun dari 52,8 menjadi 52,4. Selanjutnya, pada pukul 22.00 waktu setempat, akan dirilis indikator ekonomi pesanan pabrik AS bulan November 2018 yang diramal membaik dari sebelumnya -2,1% menjadi 0,2%.

Loading...