Nikmati Euforia Tax Amnesty, Rupiah Melenggang 20 Poin di Akhir Pekan

Tax Amnesty [foto:MediaIndonesia]

Sentimen dalam negeri yang positif, seperti euforia tax amnesty dan rilis neraca perdagangan Agustus yang membaik, membuat rupiah kembali melenggang nyaman di zona hijau pada perdagangan akhir pekan (16/9) ini. Menurut catatan Bloomberg Index pukul 15.59 WIB, mata uang Garuda menguat 20 poin atau 0,15% ke level Rp13.155 per AS.

Penguatan rupiah sudah dimulai sejak awal dagang dengan melonjak 30 poin atau 0,23% ke level Rp13.145 per dolar AS. Siang hari pukul 14.06 WIB, spot melanjutkan penguatan 44 poin atau 0,33% ke posisi Rp13.131 per dolar AS. Kemudian, jelang tutup dagang atau pukul 15.40 WIB, spot masih bertahan di zona hijau dengan 18 poin atau 0,14% ke level Rp13.157 per dolar AS.

Sebelumnya, Ekonom Samuel Sekuritas , Rangga Cipta mengemukakan bahwa peluang rupiah untuk menguat pada perdagangan hari ini memang terbuka seiring melemahnya indeks dolar AS usai mayoritas data ekonomi AS yang diumumkan semalam masih di bawah harapan. Data Departemen Perdagangan AS menunjukkan penjualan ritel mengalami penurunan 0,3% pada Agustus, lebih rendah dari prediksi ekonom yang mencapai rata-rata penurunan 0,1%.

“Selain itu, rupiah juga masih menikmati euforia tax amnesty serta data pertumbuhan ekspor dan yang membaik,” sambung Rangga. “Namun, fluktuasi di global jelang pertemuan FOMC dan Bank of Japan pekan depan dapat membatasi ruang penguatan mata uang domestik.”

Selain rupiah, pergerakan mayoritas mata uang di Asia juga terpantau menguat terhadap dolar AS. Rupee menguat 0,172 poin, sedangkan dolar Hong Kong naik 0,0001 poin. Baht Thailand juga naik 0,058 poin, dolar Taiwan menguat 0,206 poin, dan ringgit melambung 0,127 poin. Sementara, dolar Singapura terpantau naik 0,0009 poin dan Korea Selatan melonjak hingga 5,10 poin.

Malam nanti ditunggu angka inflasi AS yang diprediksi naik tipis. Data tersebut bakal menjadi konfirmasi terakhir sebelum FOMC meeting minggu depan.

Loading...