NFP AS Naik, Rupiah Tetap Melaju 92 Poin di Awal Pekan

Rupiah menguatRupiah menguat pada pembukaan perdagangan Senin (7/1) ini - mediaindonesia.com

JAKARTA – terus melaju pada pembukaan perdagangan Senin (7/1) ini, meski laporan nonfarm payrolls terbaru menunjukkan peningkatan. Menurut data Bloomberg Index, Garuda dibuka menguat 92 poin atau 0,64% ke level Rp14.178 per . Sebelumnya, spot sudah ditutup melonjak 147 poin atau 1,02% di posisi Rp14.270 per dolar pada akhir pekan (4/1) kemarin.

Di sisi lain, indeks relatif bergerak lebih rendah pada perdagangan Senin pagi. Mata uang Paman Sam terpantau lanjut melemah 0,083 poin atau 0,09% menuju level 96,096 pada pukul 07.54 WIB. Sebelumnya, sudah ditutup terdepresiasi 0,126 poin atau 0,13% di posisi 96,179 pada hari Jumat waktu setempat.

Departemen Tenaga Kerja AS baru saja mengumumkan bahwa data nonfarm payrolls negara tersebut selama bulan Desember 2018 kemarin mengalami kenaikan sebesar 312.000, lebih tinggi dari survei Dow Jones di angka 176.000. Selain itu, upah pekerja juga melonjak 3,2% dari tahun lalu dan 0,4% dari bulan sebelumnya.

“Peningkatan sebesar 312.000 dalam nonfarm payrolls pada bulan Desember jauh lebih besar dari yang diharapkan, dan tampaknya akan mengolok-olok ketakutan pasar dari resesi yang akan datang,” tutur kepala ekonom AS di Capital Economics, Paul Ashworth, dalam sebuah catatan. “Laporan itu menunjukkan bahwa AS masih memiliki momentum ke depan yang cukup besar.”

Meski demikian, laporan yang sama juga menuturkan, tingkat meningkat menjadi 3,9% selama akhir tahun 2018. Tingkat , yang bertahan lebih tinggi di bulan Juni, naik untuk alasan yang tepat ketika 419.000 pekerja baru memasuki dunia kerja dan tingkat partisipasi angkatan kerja meningkat menjadi 63,1%.

Laporan tersebut muncul di tengah kekhawatiran apakah ekonomi AS adalah bagian dari perlambatan ekonomi , kendati berpaling pada tahun terbaiknya sejak Great Recession. Sebelumnya, data yang dirilis pada Kamis (3/1) menunjukkan tanda manufaktur utama mencapai level terendah dua tahun dan hipotek di level terendah dalam 18 tahun.

Loading...